A. Tenaga Kerja Rohani

Tenaga kerja rohani dapat diartikan sebagai tenaga kerja yang dalam melakukan kegiatan kerjanya lebih banyak menggunakan kemampuan berfikir yang produktif dalam suatu proses produksi. Tenaga kerja rohani lebih banyak berhubungan dengan ide dan gagasan kreatif untuk menciptakan suatu produk. Ide-ide tersebut bersifat inovatis dan kreatif sehingga dapat melahirkan suatu produk baik barang maupun jasa yang mempunyai nilai guna, berkuallitas, dan mmepunyai nilai jual yang tinggi.

Kemampuan tenaga kerja rohani biasanya dihargai dengan gaji yang tinggi oleh para perusahaan. Hal itu disebabkan, berkat ide-ide dan kejeniusan para tenaga kerja rohanilah perusahaan dapat mengembangkan diri dan tetap eksis dalam melakukan persaingan pasar.

B. Macam Tenaga Kerja Rohani

Sebenarnya, tenaga kerja rohani banyak sekali. Namun yang akan dibahas di dalam artikel ini hanya beberapa saja, di antaranya manajer, direktur, dokter, guru, psikiater, dan motivator.

1. Manajer

Kata manajer tidak bisa dilepaskan dari kata manajemen. Oleh karena itu, untuk memahami tugas-tugas manajer kita perlu terlebih dahulu memahami pengertian manajemen.

Berikut ini disajikan beberapa pengertian manajemen menurut para ahli, diantaranya:

a. R. Terry

Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, pergerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

b. James A.F. Stoner

Manajemen merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta pengguna semua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

c. Horold Koontz dan Cyril O’donnel

Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.

d. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI)

Manajemen adalah penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran atau pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi.

e. Kesimpulan

Dari beberapa definisi dapat disimpulkan bahwa manajemen merupakan suattu fungsi organisasi atau perusahaan untuk merencanakan, mengorganisasi, melaksanakan, dan mengawasi tujuan organisasi atau perusahaan agar tujuan organisasi atau perusahaan dapat tercapai dengan baik.

Dengan demikian, untuk mencapai suatu tujuan organisasi atau perusahaan yang baik, maka diperlukan seseorang yang dapat melaksanakan manajemen perusahaan, dalam hal ini seorang manajer.  Manajer dapat diartikan sebagai orang yang bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas manajemen dengan tujuan agar dapat mencapai tujuan perusahaan dengan baik.

Seorang manajer haruslah orang yang mempunyai pemikiran luas, kaya ide, bersifat inovatif, dan kreatif agar dapat mengembangkan dan mencapai tujuan perusahaannya dengan baik. Seorang manajer juga dituntut mempunyai wawasan dan pengetahuan yang luas. Secara garis besar, tugas dan tanggung jawab seorang manajer adalah sebagai berikut:

a.    Memimpin, mengatur, mengendalikan, dan mengembangkan perusahaan

b.    Membuat rencana (planning), mengorganisasikan (organizing), melaksanakan (actuating) dan mengawasi (controlling) tujuan-tujuan perusahaan.

c.    Mengatasi berbagai masalah yang terjadi baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan, seperti persaingan dalam pasar.

d.    Memotivasi dan menumbuhkan sikap tanggung jawab dari para karyawan.

e.    Melakukan berbagai evaluasi terhadap berbagai kebijakan baik yang sudah tercapai, belum tercapai, maupun yang mengalami kegagalan.

f.    Menggali dan mengembangkan berbagai potensi sumber daya yang ada di dalam dan di luar perusahaan untuk memajukan dan mempertahankan eksistensi perusahaan.

2. Direktur

Direktur termasuk ke dalam tenaga kerja rohani dikarena dalam menjalankan tugas kepegawaiannya senantiasa berhubungan dengan pikiran. Skill yang paling penting dimilikinya adalah keterampilan berpikir tentang upaya mempertahankan dan mengembangkan perusahaan. Kewajiban seorang direktur hampir sama dengan seorang manajer.

Seorang direktur harus mempunyai ide yang brilian dan jenius. Ide-ide tersebut tentunya harus berhubungan dengan perusahaan yang dikelolanya. Biasanya ide dari seorang direktur akan dituangkan dalam sebuah proposal untuk dibahas di dalam rapat manajem perusahaan. Jika ide-ide tersebut disepakati, maka direktur akan mendelegasikannya ke bagian manajer untuk dilaksanakan.

3. Tokoh Agama

Seorang tokoh agama haruslah seseorang yang mempunyai pemahaman yang luas tentang ilmu agama. Hal ini disebabkan karena tugasnya adalah memberikan pencerahan dan menyelesaiakan berbagai permasalahan yang berhubungan akidah seseorang. Seorang ulama tentunya dia harus sangat memahami isi Al-Qur’an dan hadist agar ia dapat dengan mudah menyelesaikan suatu permasalahan dengan mengemukakan dalil-dalil Al-Qur’an atau hadits dengan baik dan benar, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahaminya. Selain itu, para tokoh agama juga berkewajiban untuk mengajak umatnya agar senanatiasa berpegang teguh kepada agama yang dianutnya.

4. Guru

Dapatkah Anda membayangkan jika ada seorang guru yang tidak dapat menyampaikan materi pelajaran kepada murid-muridnya? Tentunya hal itu belum pernah terjadi bukan? Seorang guru termasuk ke dalam tenaga kerja rohani, karena hampir dari seluruh waktu bekerjanya berhubungan dengan kegiatan berpikir. Seorang guru haruslah menguasai bahan ajar sehingga ia dapat menyampaikan materi pelajarannya dengan baik.
Jika materi pelajaran sudah disampaikan dengan baik, maka anak didik akan dengan mudah menerima dan memahami materi pelajaran yang telah disampaikan. Selain itu, seorang gurupun dituntut untuk mempunyai wawasan yang luas. Misalnya seorang guru biologi ada baiknya memahami ilmu komputer, tahu juga tentang ilmu agama, dan lain-lain. Adapun salah satu tujuannya adalah untuk menarik simpati dari peserta didik agar meniru sang guru sehingga dapat menjadi murid yang berprestasi dan berbudi pekerti yang baik.

5. Dokter

Dokter ada merupakan tenaga kerja yang senantiasa berhubungan dengan proses berpikir. Dalam menjalankan tugasnya seorang dokter diharuskan mempunyai keterampilan untuk mendianosa berbagai penyakit agar tetap sesuai dengan kode etik kedokteran dan tidak terjadi kesalahan dalam mendiagnosa sehingga terjadi mall praktek. Seorang dokter sangat dilarang melakukan kesalahan dalam menjalankan tugasnya dikarena berhubungan dengan nyawa dan keselamatan orang lain. Oleh karena itu, seorang dokter sangat diharuskan untuk berwawasan luas dan jenius dalam menangani pasiennya.

Selain itu, ada faktor lain yang harus diperhatikan dokter agar ia menambah wawasan pengetahuannya, antara lain:

a.    Tingkat pendidikan masyarakat sekarang sudah semakin maju, sehingga para pasien sudah mengetahui apa yang seharusnya dilakukan dan tidak seharusnya dilakukan oleh seorang dokter.

b.    Masyarakat lebih memercayakan kesehatan dan keselamatan jiwanya dari ancaman penyakit kepada dokter dan rumah sakit, daripada kepada pengobatan alternatif.

c.    Kode etik kedokteran yang menjadi haluan para dokter dalam menjalakan tugas kedokterannya.

6. Motivator

Mario Teguh dan Ippho Santosa merupakan dua orang motivator Indonesia yang sudah terkenal ke mancanegara. Pekerjaan keduanya sangat mengharuskan mereka untuk senantiasa mempunyai ide-ide yang segar dan mudah dipahami atau dilaksanaka oleh masyarakat, dengan harapan kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik. Kedua jenis pekerjaan tersebut memerlukan kesabaran dalam usaha-usaha mempengaruhi pola pikir masyarakat agar mau berubah, sehingga dapat mengubah hidup mereka.