Menjaga dan melestarikan kekayaan alam yang ada harus dilakukan serta menjadi kewajiban bersama bagi rakyat Indonesia. Keanekaragaman kekayaan alam Indonesia meliputi benda hidup dan benda mati. Kekayaan alam ini di manfaatkan untuk keperluan pemenuhan kebutuhan hidup rakyat Indonesia. Ada begitu banyak kekayaan alam Indonesia yang bertebaran dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia.

Adapun sumber daya alam yang harus kita jaga dan lestarikan, antara lain sebagai berikut.

Sumber Daya Alam Hayati

Kekayaan alam hayati terdiri dari sumber daya alam nabati dan hewani. Sumber alam nabati adalah sumber alam yang terdiri dari tumbuhan konsumsi dan non konsumsi. Tumbuhan ini tersebar di dalam komunitas hutan dan lahan olah, Persebaran tumbuhan ini ada di seluruh bagian Indonesia. Sumber daya alam hewani adalah sumber alam yang terdiri dari hewan budidaya dan hewan hidup di alam. Persebarannya ada di seluruh kawasan Indonesia. baik di darat, laut], dan udara.

Sumber Daya Alam Non Hayati

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui lagi adalah berupa barang-barang yang berasal dari dalam perut bumi. Di antaranya minyak bumi, gas alam, logam mulia dan sebagainya. Karena tidak dapat diperbaharui lagi, maka kita harus bijaksana dalam memanfaatkannya.

Persebaran Sumber Daya Alam Tambang

a. Minyak Bumi

Minyak bumi yang berasal dari mikroplankton sudah terbentuk sejak jaman primer, sekunder, dan tersier. Pembentukan minyak bumi berasal dari mikroplankton yang terdapat di teluk, rawa, danau, dan lautan dangkal. Mikroplankton yang sudah mati akan berjatuhan dan mengendap, kemudian akan bercampur dengan lumpur sapropelium. Setelah mengalami tekanan dari lapisan di atasnya dan pengaruh dari panas magma bumi, terjadilah proses destilasi dan jadilah minyak bumi yang masih mentah. Proses mikroplankton menjadi minyak bumi memerlukan waktu hingga jutaan tahun.

Minyak bumi yang terdapat di Indonesia mempunyai mutu yang sangat baik. Kandungan belerang yang terdapat dalam minyak bumi Indonesia sangat rendah, sehingga dapat menguranggi pencemaran udara akibat pengunaannya. Wilayah indonesia yang menghasilkan minyak bumi adalah sebagai berikut.

  • Pulau Jawa. Tambang minyak di Pulau ini berasal dari daerah Cepu, Wonokromo, dan Cirebon.
  • Pulau Sumatera. Tambang minyak di Pulau ini berasal dari daerah Palembang dan Jambi.
  • Pulau Kalimantan. Tambang minyak di Pulau ini berasal dari daerah Pulau Bunyu, Pulau Tarakan, Balikpapan dan Kutai
  • Pulau Irian. Tambang minyak di Pulau ini berasal dari daerah Sorong

Hasil pengolahan minyak bumi menjadi bahan bakar menghasilkan super 98, avgas, premium, avtur, minyak diesel, minyak bakar, minyak tanah, dan solar. Pengolaha minyak bumi ini sangat berarti bagi perekonomian Indonesia karena salah satu pemasukan bagi devisa negara. Indonesia sebagai salah satu negara penghasil minyak bumi, untuk menunjukkan eksistensinya bergabung dalam organisasi OPEC. Organisasi ini bergerak dibidang ekspor minyak bumi.

b. Gas Alam

Selain minyak bumi, Indonesia juga kaya akan sumber daya alam yang berupa sumber gas alam. Unsur-unsur yang terdapat dalam gas alam antara lain (C3H6), propan, (CH4 atau C2H6), dan butan (C4H10) yang digunakan sebagai bahan bakar. Ada 2 macam gas alam cair yang dihasilkan dari penambangan gas alam yaitu LPG dan LNG. Kedua gas ini diperdagangkan untuk keperluan sehari-hari manusia. LNG merupakan gas alam cair yang terdiri atas gas etan dan metan, supaya dapat disimpan dalam bentuk cair pengolahannya harus dalam suhu yang sangat dingin. Gas alam di Indonesia di olah di daerah Badak dan Arun. Setelah dilakukan pengolahan, selanjutnya di ekspor ke negara luar. LPG merupakan gas alam cair hasil pengolahan yang terdiri dari gas butan dan propan, gas inliah yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

c. Batu Bara

Pembentukan batu bara terjadi melalui proses tertimbunnya tumbuh-tumbuhan pada jaman prasejarah dalam lapisan bumi. Setelah itu selama jutaan tahun melalui proses Inkolen tumbuh-tumbuhan tadi berubah menjadi batu bara. Proses inkolen dibagi menjadi 2 macam yaitu proses bio kimia dan metamorfosis. Daerah penghasil batu bara di Indonesia adalah sebagai berikut.

  • Pulau sumatera. Tambang batu bara di Pulau ini berasal dari daerah Bukit Asam dekat Tanjung Enim (Palembang), Ombilin dekat Sawahlunto (Sumatera Barat), Jambi, Riau, dan Aceh.
  • Pulau Kalimantan. Tambang batu bara di Pulau ini berasal dari daerah Kalimantan Barat, Tengah, Timur, dan Kalimantan Selatan.
  • Pulau Papua. Tambang batu bara di Pulau ini berasal dari daerah Papua.

d. Tanah Liat

Tanah liat merupakan tanah yang terdiri dari butiran yang sangat halus, rapat dan liat. Tanah liat mnegandung tanah lempung sekitar 65 %. Daerah yang dominan tanah liatnya di Indonesia adalah Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

e. Kaolin

Kaolin terbentuk dari proses pelapukan batuan granit. Batuan jenis ini banyak terdapat di sekitar pegunungan di Sumatera.

f. Batu Gamping

Batu gamping atau batu kapur terbentuk dari proses pelapukan sarang binatang karang. Batuan jenis ini banyak terdapat di daerah pegunungan Kendeng dan Seribu.

g. Pasir Kuarsa

Pasir kuarsa terbentuk dari proses pelapukan batuan yang hanyut dan mengendap di daerah danau, sungai, dan pantai. Pasir kuarsa banyak terdapat di daerah Bangka, Belitung, Bengkulu dan Aceh.

h. Pasir Besi

Pasir Besi terbentuk dari proses pelapukan batuan yang mengandung butir besi. Pasir besi banyak terdapat di daerah Jawa Tengah dan Cilacap.

i. Marmer (Batu Pualam)

Marmer terbentuk dari proses batu kapur yang mengalami pemanasan hingga jutaan tahun dan berubah menjadi batu pualam. Marmer banyak terdapat di daerah Tulungagung (Jawa Timur) dan Bayat (Jawa Tengah).

j. Batu Aji (Batu Akik)

Batu aji berasal dari batuan yang cukup keras dan mempunyai warna yang indah. Batuan ini banyak terdapat di daerah pegunungan dan aliran sungai. Untuk daerah penghasilnya, hampir di seluruh daerah di Indonesia terdapat batu ini.

k. Bauksit

Bauksit banyak terdapat di daerah Riau dan Pulau Bintan. Bauksit yang berasal dari daerah Bintan dioleh di Sumatera Utara di proyek Asahan.

l. Timah

Penghasil utama timah di Indonesia adalah Pulau Singkep, Bangka dan Belitung. Timah yang dihasilkan dari ketiga Pulau itu lebih dari 20 % timah putih di dunia.

m. Nikel

Penghasil nikel di Indonesia adalah Danau Towuti, Danau Matana, dan Kolaka Sulawesi Selatan.

n. Tembaga

Penghasil tembaga di Indonesia adalah daerah Wonogiri dan Tirtomulyo (Jawa Tengah), Tembagapura (Papua), dan Muara Sipeng (Sulawesi).

o. Emas dan Perak

Emas dan perak merupakan logam yang paling berharga atau logam mulia. Penghasil Emas dan perak di Indonesia adalah daerah berikut.

  • Papua. Tambang logam mulia di Pulau ini berasal dari daerah Tembagapura.
  • Nusa Tenggara Barat. Tambang logam mulia di Pulau ini berasal dari daerah Batu Hijau.
  • Jawa Barat. Tambang logam mulia di Pulau ini berasal dari daerah Jampang dan Tasikmalaya.
  • Bengkulu. Tambang logam mulia di Pulau ini berasal dari daerah Simao.
  • Riau. Tambang logam mulia di Pulau ini berasal dari daerah Logos.
  • Aceh. Tambang logam mulia di Pulau ini berasal dari daerah Meulaboh.

p. Besi

Besi berasal dari proses pembakaran bijih besi dalam temperatur tinggi dengan dicampur kokas dan bijih besi. Melalui perhitungan yang tepat proses pembakaran diatur sedemikian rupa hingga pencampuran menjadi merata. Kotoran bijih besi hasil pembakaran dapat dihilangkan dengan cara reduksi. Hasil pembakaran yang berupa cairan panas akan di olah menjadi besi atau baja dengan memberikan campuran karbon yang disesuaikan.

Masih banyak lagi hasil tambang dan persebarannya di Nusantara. Kekayaan sumber daya alam yang ada seolah tidak habis untuk diolah dan ditambang. Tetapi, sumber daya alam itu tidak dapat diperbarui kecuali sumber daya alam hayati sehingga kita harus lebih arif dan bijaksana mengolahnya demi kepentingan anak cucu kita di masa depan.

Semoga bermanfaat!