Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang ada di bumi, sama dengan manusia dan hewan. Beda antara tumbuhan dan hewan juga manusia adalah tumbuhan bisa membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis dan hasilnya dimanfaatkan oleh manusia dan hewan. Selain itu juga perbedaannya adalah cara tumbuhan bergerak berbeda dengan manusia dan hewan, dimana hewan dan manusia bergerak dengan cara berpindah tempat, sedangkan tumbuhan memiliki cara bergerak yang berbeda, yaitu dengan merespon atau menanggapi rangsangan yang  datang, contohnya tanaman putri malu akan menutup daunnya jika disentuh.

Pernahkah kamu mengamati tumbuhan yang ada di sekitarmu? Coba kamu amati. Tumbuhan terdiri dari bagian-bagian yang sangat menunjang satu sama lain. Jika kamu mengamati tumbuhan, pasti kamu akan menemukan bagian akar, batang, daun, bunga, dan buah. Nah, itulah bagian-bagian tumbuhan yang sempura. Bagian-bagian tersebut terlihat dari luar, jika kita lihat bagian dalamnya, akan terdapat bagian-bagian yang memiliki fungsi masing-masing untuk kelangsungan hidup tumbuhan tersebut. Untuk lebih jelasnya, di sini akan dibahas bagian-bagian tumbuhan secara lebih jelas.

Akar

Semua tumbuhan sempurna akan memilik akar. Akar biasanya terdapat di bagian bawah tumbuhan dan letaknya di dalam tanah, namun ada pula akar tumbuhan yang tidak berada di dalam tanah, contohnya akar napas pada tanaman bakau.
Akar memiliki banyak fungsi bagi tumbuhan, diantaranya adalah sebagai berikut.

1.    Menyerap air dan garam mineral dari dalam tanah
2.    Untuk mengokohkan tumbuhan supaya bisa tetap berdiri di atas tanah
3.    Sebagai tempat menyimpan cadangan makanan bagi tumbuhan, contohnya pada tanaman singkong.

Sistem perakaran terbagi menjadi dua, yaitu akar serabut dan akar tunggang. Akar serabut adalah sistem perakaran di mana tidak terdapat akar utama atau bagian akar yang besar, akar yang tumbuh di sekitar pangkal batang terdiri dari akar yang berukuran kecil dan banyak terdapat cabang seperti serabut. Sedangkan akar tunggang adalah sistem perakaran di mana terdapat akar utama yang berukuran besar dan di sekitarnya terdapat tumbuh akar-akar kecil sebagai akar cabang. Akar utama pada akar tunggang akan terus membesar dan memanjang, karena berfungsi untuk menjaga supaya tumbuhan tetap berdiri tegak di atas tanah.

Akar terrdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsi masing-masing, diantaranya adalah rambut akar merupakan bulu-bulu halus yang tumbuh di sekitar ujung akar, terdiri dari sel-sel epidermis yaitu sel yang berada paling luar yang berfungsi sebagai pelindung, dan sel-sel meristem yaitu sel yang akan terus membelah sehingga menyebabkan akar terus tumbuh memanjang dan membesar. Rambut akar ini berfungsi untuk mencari sumber air di dalam tanah, sehingga dapat diserap oleh akar.

Bagian selanjutnya adalah tudung akar (Kaliptra) yang memiliki fungsi sebagai pelindung akar dari kerusakan akibat permukaan akar yang terus tumbuh menembus tanah. Rambut akar dan kaliptra merupakan bagian luar dari akar, sedangkan bagian dalam akar terdiri dari epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat. Pada silinder pusat terdapat perisikel dan berkas pembuluh, yaitu xilem yang berfungsi mengangkut air dan garam mineral, dan floem yang fungsinya untuk mengedarkan zat-zat hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan.

Nah, di sinilah letak perbedaan tumbuhan monokotil dan dikotil. Pada tumbuhan monokotil letak xilem dan floem berselang-seling, sedangkan pada tumbuhan dikotil, letak xilem di sebelah dalam letak floem, sehingga letak keduanya menyerupai bintang. Pada tumbuhan dikotil. Di antara xilem dan floem terdapat jaringan yang disebut kambium.

Batang

Yang kita tahu batang bentuknya keras dan berwarna coklat, padahal ada juga batang yang lunak dan memiliki warna yang lain, contohnya tanaman bayam dan kangkung memiliki batang yang lunak dan warna hijau, berbeda degan pohon mangga yang memiliki batang keras dan berwarna coklat. Kedua ciri batang tersebut, memiliki fungsi yang sama yaitu untuk menyokong tubuh tumbuhan dan sebagai alat pengangkutan bahan makanan pada tumbuhan.

Pada batang terdapat bagian yang disebut lentisel yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas di batang. Pada batang tertentu terdapat pula jaringan kayu yang menyebabkan tekstur batang menjadi keras, sedangkan pada tanaman bayam dan kangkung tidak memiliki jaringan kayu sehingga batangnya lunak.

Bagian dalan dari batang hampir sama dengan bagian dalam pada akar, yaitu terdiri dari epidermis yang merupakan lapisan terluar yang berfungsi untuk melindungi organ-organ lain yang ada di dalam batang, korteks, yaitu bagian yang berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan untuk batang, endodermis yang letaknya dekat sekali dengan lapisan korteks, dan silinder pusat yang terdapat pada bagian paling dalam dari batang. Sama halnya dengan akar, pada silinder pusat terdapat berkas-berkas pengangkut yaitu xilem dan floem yang memiliki fungsi yang sama dengan berkas pengangkut pada akar.

Letak berkas pembuluh angkut inilah yang membedakan antara batang monokotil dan dikotil. Pada batang monokotil, letak xilem dan floem menyebar tidak beraturan, dan pada batang monokotil tidak terdapat kambium, sehingga batangnya tidak dapat bertambah besar. Sedangkan pada batang dikotil letak xilem dan floem membentuk lingkaran, dan diantaranya terdapat jaringan kambium yang selalu aktif membelah, sehingga batang dikotil dapat bertambah besar.

Daun

Tumbuhan yang memiliki daun disebut tumbuhan yang sempurna, karena daun merupakan bagian yang sangat penting dari bagian tumbuhan. Kenapa demikian? Karena pada daun inilah terjadi beberapa peristiwa penting bagi tumbuhan yaitu fotosintesis dan pertukaran gas. Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan pada tumbuhan dengan bantuan cahaya matahari dan dengan adanya klorofil atau zat hijau daun yang menghasilkan zat-zat makanan dan oksigen yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan organisme lain.

Umumnya daun berwarna hijau, adakah daun yang berwarna merah atau kuning? Yang membedakan warna pada daun adalah pigmen warna yang terkandung dalam daun tersebut. Seperti misalnya daun berwarna hijau karena di dalamnya terkandung zat hijau daun yang disebut klorofil, atau pada daun yang berwarna merah terdapat zat yang disebut karoten dan xantofil pada daun yang berwarna kuning.

Struktur daun terbagi menjadi struktur luar dan dalam. Struktur luar daun adalah bentuk daun yang bermacam-macam, biasanya bentuknya lebar dan berwarna hijau. Ada daun yang berbentuk jarum seperti pada pohon pinus, bentuk duri seperti pada pohon kaktus, dan lain-lain. Pada pohon kaktus, daun melakukan perubahan bentuknya menjadi duri dengan tujuan untuk mengurangi pemakaian air dalam tubuhnya. Sedangkan struktur dalam daun terdiri dari bagian-bagian berikut.

1. Epidermis yang berada di bagian permukaan atas dan bawah daun. Bagian epidermis ini dilapisi oleh lapisan lilin yang disebut kutikula yang bisa mengurangi pengeluaran air pada daun. Selain itu, pada bagian epidermis ini juga terdapat stomata atau yang disebut mulut daun yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas. Stomata dapat membuka dan menutup, hal ini dipengaruhi oleh kadar air pada tumbuhan.

2. Jaringan Tiang (Palisade)
Jaringan tiang atau palisade terletak di bawah lapisan epidermis, pada jaringan ini terdapat banyak kloroplas, di mana pada kloroplas mengandung klorofil atau zat hijau daun yang berperan dalam proses fotosintesis, sehingga proses fotosintesis terjadi pada jaringan tiang atau palisade.

3. Jaringan Bunga Karang (Spons)
Jaringan bunga karang letaknya di bawah jaringan palisade, di dalamnya terdapat berkas-berkas pengangkut seperti xilem dan floem. Fungsi xilem adalah mengangkut air dan garam mineral, dan floem berfungsi mengangkut zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa daun merupakan bagian tumbuhan yang penting, karena memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai tempat untuk melangsungkan fotosintesis dan tempat pertukaran gas.

Bunga

Bunga merupakan bagian paling indah dari tumbuhan, sehingga banyak serangga yang tertarik hinggap di bunga karena keindahannya. Bunga adalah bagian tumbuhan yang tidak kalah penting dari daun. Karena bunga memiliki alat kelamin yaitu putik sebagai alat kelamin betina dan benangn sari sebagai alat kelamin jantan, sehingga bunga disebut sebagai alat perkembang-biakkan pada tumbuhan.

Struktur bunga terdiri dari kelopak yang berwarna hijau dan berfungsi melindungi bagian dalam bunga, lalu ada mahkota yang menyebabkan bunga terlihat indah, karena biasanya memiliki warna-warna yang beraneka ragam, hal inilah yang dapat menarik serangga untuk mendekati bunga dan dapat membantu penyerbukan pada bunga. Selanjutnya adalah alat kelamin pada bunga yaitu putik dan benang sari. Apabila terjadi penyerbukan atau bertemunya sel kelamin jantan dan betina, akan dihasilkan zigot yang akan berkembang menjadi tanaman baru.

Buah

Buah merupakan hasil perkembangan dari bunga. Buah dibedakan menjadi dua, yaitu buah sejati dan buah semu. Buah sejati adalah buah yang terbentuk oleh jaringan pada bakal buah, contohnya pada buah mangga, tomat, pepaya, dan lain-lain. Sedangkan buah semu adalah buah yang terbentuk dari bagian yang lain, contohnya jambu monyet yang terbentuk dari tangkai bunga yang membesar, atau buah apel yang terbentuk dari dasar bunga yang mengembang.

Buah terdiri dari biji, daging buah, dan kulit buah. Bagian yang biasanya dikonsumsi adalah bagian daging buah.

Fotosintesis

Manusia dan hewan memenuhi kebutuhan makanannya dengan cara mencari sumber makanan yang tersedia di alam seperti tumbuhan. Bagaimana dengan tumbuhan sendiri? Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang memiliki ciri berbeda dibandingkan dengan manusia dan hewan, yaitu dapat bergerak tapi tidak berpindah tempat. Nah, bagaimana cara tumbuhan mendapatkan makanan dengan cara diam di tempat?

Tumbuhan memberikan peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan hewan. Karena tumbuhan bisa menjadi sumber makanan bagi hewan dan manusia. Seperti manusia makan  nasi, nasi berasal dari beras, dan beras berasal dari tumbuhan padi, atau contoh lain sapi, kerbau, kambing, dan hewan herbivora lainnya makan rumput, rumput adalah tumbuhan.

Selain sebagai sumber makanan, juga sebagai sumber oksigen karena tumbuhan menggunakan karbondioksida untuk pernapasan dan mengeluarkan oksigen sebagai hasil respirasinya. Jadi jelaskan, bahwa keberadaan tumbuhan sangat penting bagi manusia dan hewan. Tapi apakah pernah terpikirkan, bagaimana cara tumbuhan mendapatkan makanan ?

A. Reaksi Fotosintesis

Nasi yang berasal dari tumbuhan padi mengandung karbohidrat. Karbohidrat dalam tumbuhan dihasilkan melalui proses pembuatan makanan yang disebut dengan fotosintesis. Jadi fotosintesis adalah proses pembuatan makanan pada tumbuhan dengan bantuan zat hijau daun (klorofil). Klorofil terdapat pada suatu jaringan pada daun yang disebut jaringan palisade, pada jaringan palisade inilah banyak terdapat klorofil, sehingga proses fotosintesis berlangsung pada daun pada bagian jaringan palisade. Cahaya matahari membantu dalam pembentukan karbohidrat. Klorofil pada daun menyerap energi dari cahaya matahari dan menghasilkan karbohidrat atau sari-sari makanan. Jadi klorofil bekerjasama dengan cahaya matahari dalam proses pembuatan makanan tersebut.

Selain klorofil dan cahaya matahari, proses fotosintesis juga memerlukan komponen lainnya, yaitu air. Air berasal dari dalam tanah, bisa sampai ke daun karena dialirkan oleh jaringan pengangkutan air pada tumbuhan yang bernama xylem. Selain air, juga diperlukan gas CO2 (karbondioksida) yang berasal dari hasil pernapasan manusia dan hewan. Reaksi fotosintesis bisa dituliskan sebagai berikut.

                         Cahaya matahari
6H2O + 6CO2                                              C6H12O6    +  6O2
(air)    (karbondioksida)    klorofil            (glukosa)     (oksigen)

Dari reaksi tersebut, dapat terlihat bahwa proses fotosintesis membutuhkan air (H2O) dan karbondioksida (CO2) untuk proses fotosintesis dan dibantu oleh cahaya dan klorofil atau zat hijau daun sehingga dihasilkan glukosa atau karbohidrat dan oksigen. Glukosa hasil fotosintesis akan dialirkan ke seluruh bagian tumbuhan oleh suatu jaringan pengangkutan pada tumbuhan yang disebut floem, sehingga hasil fotosintesis dapat dirasakan oleh seluruh bagian tumbuhan.

Glukosa yang diterima oleh seluruh bagian tumbuhan akan digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, dan sisanya akan diubah menjadi karbohidrat yang akan disimpan pada akar, batang, buah, atau biji sebagai cadangan makanan. Manusia yang memanfaatkan tumbuhan sebagai sumber makanannya berarti menggunakan cadangan makanan tumbuhan, seperti makan buah-buahan, yang kita makan adalah makanan cadangan tumbuhan yang disimpan dalam buah. Dan oksigen digunakan untuk pernapasan tumbuhan dan makhluk lainnya termasuk manusia.

B.    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis

Proses fotosintesis tidak akan berlangsung dengan baik jika tidak didukung oleh faktor-faktor alam yang mendukungnya, seperti intensitas cahaya yang baik, klorofil, ketersediaan air dan kabondioksida, juga suhu lingkungan. Jika cahaya yang dipancarkan matahari redup akan mempengaruhi proses fotosintesis, sehingga akan berpengaruh terhadap hasil fotosintesis, sehingga proses fotosintesis biasanya berlangsung pada siang hari saat matahari bersinar cukup baik. Faktor selanjutnya adalah klorofil atau zat hijau pada daun.

Klorofil diperlukan untuk menyerap energi pada cahaya matahari. Selain itu juga ketersediaan air dan karbondioksida juga sangat berpengaruh pada kelangsungan proses fotosintesis. Air dan karbondioksida merupakan faktor yang paling penting dalam proses fotosintesis, karena jika tumbuhan kekurangan air, stomata (mulut daun) akan menutup sehingga proses fotosintesis tidak akan berlangsung karena karbondioksida tidak dapat diserap daun karena stomatanya menutup. Jadi mulai sekarang rajinlah kamu menyiram tanaman yang tumbuh di sekitar rumah atau sekolahmu, dengan demikian kamu ikut membantu dalam proses fotosintesis karena hsil fotosintesis dari tumbuhan pun ikut kamu nikmati.
Karbondioksida pun sangat berpengaruh terhadap proses fotosintesis karena sebagai komponen yang dapat membantu pembentukan glukosa. Faktor selanjutnya adalah suhu lingkungan, suhu untuk fotosintesis jangan terlalu tinggi karena dapat merusak komponen lain dalam proses fotosintesis. Suhu yang baik juga dapat meningkatkan kerja enzim yang terlibat dalam proses fotosintesis.

Apakah kamu pernah mendengar tentang efek rumah kaca yang sangat membahayakan bagi kehidupan?. Nah, untuk proses fotosintesis, efek rumah kaca memberikan keuntungan tersendiri, karena rumah kaca memberikan efek meningkatkan jumlah CO2 di lingkungan dan meningkatkan suhu lingkungan. Kedua efek rumah kaca tersebut dapat membantu kelangsungan proses fotosintesis.

Setelah kamu mengetahui betapa pentingnya peranan tumbuhan bagi kehidupan manusia, sebaiknya mulai dari sekarang kita mulai merawat tumbuhan yang ada di sekitar kita, dengan cara merawatnya dengan baik, misalnya menyiramnya setiap hari, karena tumbuhan sangat memerlukan sekali keberadaan air dalam tanah, atau memberikan pupuk pada tumbuhan sebagai tambahan nutrisi yang akan membantu tumbuhan dalam tumbuh dan berkembangnya, dan juga memelihara tumbuhan dari ancaman hama karena akan mengganggu pertumbuhan tumbuhan tersebut.  selain itu juga cobalah untuk memperhatikannya dengan lebih seksama, tumbuhan itu memiliki bagian-bagian yang menarik untuk dilihat, seperti bagian bunganya yang indah, bentuk daun yang bermacam-macam, atau jenis tumbuhan yang macam-macam pula.

Dengan ikut memelihara tumbuhan berarti ikut serta dalam kelangsungan hidup tumbuhan, karena hasil dari fotosintesis tumbuhan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Tumbuhan juga memberikan manfaat dalam hal-hal lain, yaitu keberadaan akar yang membantu dalam penyerapan air dalam tanah sehingga dapat menyediakan air untuk kepentingan manusia dan dapat mencegah terjadinya banjir dan longsor. Dan juga tumbuhan dapat menghasilkan oksigen yang sangat diperlukan untuk pernapasan manusia dan hewan. Untuk itu sebaiknya kita menjaga keberadaan tumbuhan dengan sebaik-baiknya untuk kelangsungan hidup kita juga.

Tumbuhan merupakan satu-satunya makhluk hidup yang bisa membuat makanannya sendiri, dan dapat menjadi sumber makanan bagi makhluk lainnya. Dan fotosintesis merupakan peristiwa yang sangat penting dalam kelangsungan hidup tumbuhan. Serta keberadaan organisme lainnya juga sangat mempengaruhi kelangsungan proses fotosintesis yaitu ketersediaan karbondioksida. Jadi kesimpulannya adalah semua komponen dalam alam baik manuasia, hewan, tumbuhan dan lingkungan alam tidak dapat dipisahkan karena satu sama lain saling mendukung dan saling membantu membentuk satu kesatuan.

Tidak hanya peristiwa dalam kehidupan manusia saja yang memerlukan kerjasama yang baik untuk mencapai tujuan dan kebersamaan, pada tumbuhan pun diperlukan kerjasama antar komponen untuk saling mendukung terjadinya proses fotosintesis, kenapa demikian? Karena hasil dari fotosintesis akan bermanfaat bagi tumbuhan itu sendiri dan juga berguna bagi manusia, hewan, dan organisme yang lainnya.

Yang harus tetap kita ingat adalah tumbuhan dapat menjaga kestabilan alam, karena dapat menciptakan lingkungan yang kaya akan oksigen dari hasil fotosintesis dan menjaga kestabilan air dalam tanah serta dapat menjadi ciri kahs bagi negara Indonesia, misalnya pada tumbuhan tertentu yang hanya tumbuh di Indonesia, sehingga bisa membawa nama baik Indonesia di mata negara lain. Untuk itu jagalah tumbuhan dengan baik.