Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa:

Bukti Transaksi

Mengawali suatu siklus akuntansi harus dari transaksi yang terjadi. Transaksi dapat berupa penerimaan atau pengeluaran uang dan akan selalu begitu. Transaksi dalam akuntansi harus tercatat atau tidak boleh hanya disahkan dengan anggukan kepala atau jabatan tangan. Transaksi harus selalu hitam di atas putih. Pencatatan transaksi ini memerlukan suatu bukti yaitu bukti transaksi. Dapat dikatakan bukti transaksi adalah catatan yang membuktikan bahwa suatu transaksi keuangan benar-benar terjadi. Bukt

Jurnal Umum

Siklus dalam akuntansi yang paling awal setelah pencatatan pada bukti transaksi, adalah pembuatan jurnal umum. Jurnal umum digunakan untuk mencatat transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan. Bentuk pencatatan jurnal umum berupa kolom-kolom dan menyebutkan akun debet dan kredit. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mendapatkannya pada artikel di bawah ini.

Neraca Saldo

Siklus akuntansi sebenarnya merupakan jembatan untuk memperoleh apa yang disebut dengan laporan keuangan. Saat sudah mencapai tahapan pembuatan neraca saldo, maka pembuat laporan keuangan sudah melakukan lebih dari separuh perjalanan. Daerah laporan keuangan hampir tercapai, sehingga ketika salah dalam pembuatan neraca saldo, akan tersesatlah semua orang pada laporan keuangan yang salah. Jadi, berhati-hatilah!

Neraca Lajur

Dalam akuntansi pembuatan laporan keuangan tidak dapat dilakukan dengan sekali tahap. Pembuatan neraca saldo sebagai pijakan dasar pembuatan laporan keuangan masih belum cukup memadai. Untuk mengatasi hal tersebut dibuatlah neraca lajur. Neraca lajur terdiri atas beberapa kolom yang berisi perincian lebih mendetail mengenai proses akuntansi untuk sampai pada laporan keuangan. Informasi lebih lanjut, bisa Anda dapatkan pada artikel di bawah ini!

Laporan Keuangan

Setiap usaha atau kegiatan membutuhkan pelaporan. Laporan akan menggambarkan kesuksesan atas aktivitas yang dilakukan. Perusahaan sebagai entitas yang mencari keuangan juga membutuhkan laporan.Laporan yang sangat ditunggu dalam perusahaan adalah laporan keuangan.Dari laporan keuangan dapat dinilai mengenai keadaan riil perusahaan. Laporan keuangan juga akan mempengaruhi penilaian public atas suatu perusahaan. Sebegitu pentingnya keberadaan laporan keuangan, sehingga tahap demi tahap untuk persia

Buku Besar

Mendengar kata buku besar, tentunya sebagian besar orang yang tidak paham akuntansi akan membayangkan buku kamus yang tebal dan bisa bikin gepeng kecoa yang lewat. Bukan! Itu adalah buku besar yang sebenarnya. Buku besar dalam akuntansi adalah buku berisi rangkuman akun yang telah tercatat dalam jurnal umum. Dalam buku besar inilah diketahui saldo masing-masing akun yang akan dicatatkan dalam neraca saldo sebagai dasar pembuatan laporan keuangan. Pembuatan buku besar sendiri merupakan rangkaian