Sastra:

Abrams dan Berbagai Teori Sastranya

Setiap teori sastra yang dipelajari dalam kesusastraan tidak muncul dengan sendirinya. Teori ini tentu mengalami sebuah penciptaan sebelum dibuktikan dan akhirnya dikenang kalangan sastra. Salah satu tokoh pencipta teori sastra adalah Abrams. Apa saja teori ciptaannya? Dapatkan informasi lengkapnya dalam artikel berikut.

Mengenal Sastra Indonesia Angkatan 45

Keesastraan Indonesia memiliki pembabakannya sendiri, mulai dari Pujangga lama, pujangga lama, satrsa Indonesia angkatan 45, hingga ke aliran modern kontemporer. Dalam artikel ini, penulis akan membahas tentang sastra Indonesia angkatan 45 secara detail. Di sini akan dibahas asal mula kemunculan hingga sastrawan-sastrawan yang termasuk ke dalam angkatan ini.

Aliran-aliran Sastra - Dari Realisme ke Determinisme

Dalam mempelajari kesusastraan Anda akan menemukan berbagai aliran satra. Masing-masing aliran satra ini memiliki penitikberatan terhadap kajiannya masing-masing. Nah, dalam artikel ini, penulis akan memaparkan aliran-aliran satra yang berkembang di dunia, mulai dari aliran realisme hingga aliran determinisme.

Defenisi Sastra Menurut Pandangan Para Ahli

Setiap ahli sastra memiliki batasan-batasan sendiri dalam mendefinisikan karya sastra. Oleh sebab itu, definisi sastra menurut pandangan para ahli tentu berbeda. Berikut ini akan dikemukanan pandangan-pandangan para ahli yang telah mendefinisikan karya sastra. Simak.

Aliran Kesusastraan - Ekspresivisme, Romantisme, Simbolisme, dan Mistisme

Ada banyak aliran kesusastraan yang bisa dipelajari oleh para pecinta sastra. Berbagai aliran ini memiliki focus utama yang berbeda. Demikian pula dengan penikmat sastranya. Bagi para penikmat sastra, berikut akan dibahas mengenai berbagai aliran kesusatraan secara lengkap.

Angkatan Pujangga Baru - Angin Segar Kesusastraan Indonesia Setelah Angkatan Balai Pustaka

Angkatan pujangga baru merupakan angkatan sastra di Indonesia yang muncul dan berkembang pascaangkatan balai pustaka. Karya-karya sastra yang dihasilkan pujangga angkatan baru dinilai lebih bebas dibanding yang dihasilkan angkatan balai pustaka. Siapa saja sastrawan yang tergabung dalam angkatan ini? Simak pembahasannya dalam artikel berikut.

Mengenal Unsur Drama dan Simulasi Realitas

Unsur pembentuk drama sama seperti unsur-unsur pembentuk karya sastra lainnya, yang terdiri atas unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Nah, pada artikel berikut penulis akan memaparkan masing-masing unsur drama dan yang membedakannya dengan karya sasta lain. Selain itu, penulis juga akan membahas mengenai fungsi daram. Bagaimana jelasnya? Berikut paparannya.

Sastra Feminis - Feminisme dalam Karya Sastra

Pernah mendengar istilah kajian sastra feminis? Sastra feminis merupakan kajian sastra yang lahir akibat adanya keinginan kaum wanita untuk mendapatkan kebebasan beraktivitas dan menuntut adanya kesetaraan gender dengan kaum lelaki. Lantas, bagaimana gambaran sastra feminis dalam karya satra? Berikut penjelasannya.

Mengenal Jenis-jenis Drama

Jenis-jenis drama dalam ranah sastra sangat banyak, mulai dari drama klasik hingga drama baru. Berdasarkan isi kandungannya, jenis drama pun masih dibedakan ke dalam banyak jenis berbeda. Untuk lengkapnya, dalam artikel berikut akan penulis paparkan mengenai jenis-jenis drama .

Kaitan Sastra dan Sejarah - Antara Historical Background dan New Historicism

Keberadaan sastra tidak bisa dipisahkan begitu saja dengan yang namanya sejarah. Ya, sastra dan sejarah memiliki kaitan yang sangat erat. Berikut akan penulis bahas mengenai kaitan antara sastra dan sejarah, melalui focus historical background dan new historicism. Simak.

Kajian Sastra Bandingan dan Fokus Utama Analisisnya

Apakah sastra bandingan itu? Secara singkat sastra bandingna merupakan kegiatan sastra yang membandingkan karya dalam sebuah bahasa dalam bahasa lain. Tujuannya yaitu untuk mengetahui perkembangan sastra suatu Negara. Lantas, apa saja focus utama kajian ini? Pertanyaan tersebut akan penulis jawab melalui paparan dalam artikel berikut.

Kebangkitan Penulis Wanita pada Angkatan Kesusastraan 1980 hingga 2000

Percaya atau tidak, banyak penulis wanita yang turut memberikan andil besar dalam ranah kesusastraan tanah air. Para penulis wanita, seperti Mira W, NH Dini, dan Marga T. Sudah banyak mengisi ruang sastra dengan berbagai tulisan berupa roman percintaan. Yang jadi pertanyaan, kapan sebenarnya awal mula kemunculan dan kebangkitan penulis-penulis wanita di dunia kesusastraan tanah air? Simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Kesusastraan Angkatan Balai Pustaka

Anda tentu pernah mendengar istilah kesusastraan angkatan balai pustaka, bukan? Namun, tahukah Anda mengapa dinamakan angkatan balai pustaka? Dinamakan angkatan balai pustaka karena pada masa itu, semua buku yang beredar sebagian besar diterbitkan oleh balai pustaka. Angkatan balai pustaka dimulai sejak tahun 1920. Lantas, bagaimana membedakan karya sastra angkatan balai pustaka dengan angkatan lainnya? Temukan jawabannya dalam artikel berikut.

Kesusastraan Indonesia (Angkatan 1950, 1966, dan Angkatan Reformasi)

Kesusastraan Indonesia memiliki masa atau pembabakannya sendiri-sendiri. Dalam setiap pembabakan kesusastraan Indonesia terdapat cirri khusus yang dimilikinya. Bagi Anda yang ingin mengetahui pembabakan sastra Indonesia lengkap dengan ciri khas yang dimilikinya, penulis menyajikan pembahasannya dalam artikel berikut.

Berbagai Metode Penelitian Sastra dan Fungsinya

Penelitian sastra dapat dilakukan dengan mengikuti metode penelitian yang telah ada. Namun demikian, dalam menentukan metode penelitian sastra, Anda harus benar-benar menggunakan metode yang tepat. Berikut ini akan dijelaskan mengenai berbagai macam metode penelitian dan fungsinya yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian sastra. Simak.

Jenis-jenis Prosa dalam Kesusastraan Indonesia

Anda tentu sudah mengetahui perbedaan antara puisi dengan prosa, bukan? Namun, tahukan Anda ada berapa jenis-jenis prosa dalam Kesusastraan Indonesia? Nah, pada artikel ini penulis akan memaparkan jenis-jenis prosa lengkap dengan definisi dan ciri-ciri yang dimilikinya. Simak.

Kesusastraan Indonesia Angkatan Pujangga Lama

Pembabakan kesusastraan Indonesia dimulai dari angkatan pujangga lama. Angkatan ini lahir sebelum abad ke020 dan sebagian besar karyanya banyak didominasi oleh pemikiran islam. Berikut ini akan dijelaskan berbagai karya sastra yang dihasilkan angkatan pujangga lama, seperti hikayat, syair, pantun, dan gurindam. Simak.

Perbedaan Kritik Sastra dan Teori Sastra

Anda pernah mendengar istilah kritik sastra dan teori sastra bukan? Banyak yang menganggap bahwa keduanya adalah sama. Namun, tahukan Anda bahwa kedua istilah tersebut sebenarnya berbeda? Nah, agar pemahaman tentang kedua istilah ini tidak rancu, berikut ini akan penulis sajikan pembahasan mengenai kritik sastra dan yang membedakannya dengan teori sastra.

Melirik Jenis-jenis Puisi

Puisi yang berkembang di Indonesia dibagi menjadi dua jenis . Jenis-jenis puisi yang dimaksud adalah puisi lama dan puisi baru. Setiap jenis puisi tadi terbagi ke dalam beberapa bagian yang lebih spesifik. Nah, melalui artikel ini, penulis akan membahas tentang jenis-jenis puisi berserta pembagiannya secara lengkap. Simak.

Mengenal Jenis-jenis Sastra

Tahukah Anda, ada berapakah jenis-jenis sastra itu? Ya, benar. Ada 4. Keempat jenis-jenis satra itu meliputi novel, drama, puisi, dan cerpen. Semua jenis sastra tersebut memiliki persamaan dan perbedaannya masing-masing. Apa saja persamaan dan perbedaannya? Anda dapat mengetahui jawabannya dengan cara membaca artikel berikut.

Metode Penelitian Sosiologi Sastra

Setiap penelitian tentu harus mengikuti prosedur yang ditentukan. Salah satunya adalah mengenai metode penelitian yang digunakan. Demikian halnya dalam penelitian sosiologi sastra, peneliti harus memiliki metode yang tepat agar hasil penelitian sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Berikut ini akan dibahas mengenai metode penelitian yang dinilai cocok untuk melakukan penelitian sosiologi sastra. Simak.

Resepsi Sastra - Pemaknaan Karya dari Sudut Pandang Pembaca

Setiap karya sasta berhak dinikmati oleh siapapun, termasuk pembaca. Bahkan, pembaca diperbolehkan untuk melakukan pemaknaan sendiri sesuai sudaut pandangnya. Sebuah teori yang mengamini pernyataan tersebut adalah teori resepsi sastra. Bagaimana cara kerja teori resepsi sastra ini? Temukan jawabannya dalam artikel berikut.

Cara Analisis Puisi untuk Menemukan Kandungan Maknanya

Puisi merupakan sebuah karya sastra yang terdiri atas untaian kata-kata indah yang bermakna. Kata-kata dalam puisi biasanya dipilih untuk mewakili perasaan pembuatnya. Untuk dapat mengetahui makna puisi yang hendak disampaikan, kita harus melakukan analisis puisi. Bagaimana cara melakukan analisis puisi? Berikut adalah penjelasannya.

Persiapan dalam Pementasan Drama

Pementasan drama merupakan salah satu kegiatan yang mungkin dilakukan oleh siswa dan mahasiswa yang mempelajari Bahasa Indonesia. Biasanya, kegiatan ini dijadikan sebuah tugas akhir oleh guru atau dosen yang bersangkutan. Apa saja hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan pementasan drama? Dapatkan jawabannya dalam artikel berikut.

Aspek-aspek yang Memengaruhi Penelitian Kesusastraan

Penelitian kesusastraan menjadi salah satu penelitian yang banyak dilakukan, terutama oleh pecinta sastra dan mahasiswa yang mempelajari sastra. Ada berbagai aspek yang harus diperhatikan sebelum memulai penelitian ini. Apa saja aspek-aspek penting dalam penelitian kesusastraan itu? Berikut adalah penjelasannya.

Langkah Melakukan Penelitian Kesusastraan

Pernahkah Anda mendapat tugas sekolah atau kuliah untuk membuat sebuah penelitian kesusastraan? Apa langkah pertama yang Anda lakukan dalam melakukan penelitian itu? Bagi mereka yang sudah terbiasa melakukan penelitian, tugas sepeti ini tidaklah sulit. Namun tidak demikian bagi yang baru pertama melakukannya. Untuk itu, pembahasan mengenai langkah-langkah nelakukan penelitian kesusastraan ini menjadi sangat penting untuk disampaikan. Simak.

Pengaruh Ideologi Marxist Terhadap Perkembangan Karya Sastra

Anda tentu pernah mendengar istilah Marxist, bukan? Istilah ini merupakan faham atau ideologi yang melihat hubungan sosial yang terbentuk dalam masyarakat yang diakibatkan oleh kekuasaan ekonomi seseorang atau kelompok. Lantas, apa pengaruh ideologi marxist terhadap perkembangan karya sastra? Temukan jawabannya dalam artikel berikut.

Perkembangan Prosa Lisan dalam Kesusastraan Indonesia

Prosa lisan merupakan suatu bentuk prosa yang disampaikan secara oral atau melalui mulut ke mulut dan diturunkan dari generasi ke generasi. Prosa lisan dalam perkembangannya biasa dijadikan sebagai sarana untuk mendidik masyarakat akan nilai-nilai luhur dalam masyarakat. Contoh prosa ini adalah mite, legenda, dan dongeng. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai prosa lisan.

Perkembangan Puisi Lisan dalam Kesusastraan Indonesia

Puisi lisan merupakan salah satu bentuk karya sastra yang penyampaian dilakukan secara oral. Puisi lisan telah berkembang sejak zaman nenek moyang. Beberapa jenis puisi yang termasuk ke dalam puisi ini di antaranya pantun, epik, balada, dan mantra. Berikut ini akan dijelaskan mengenai bentuk-bentuk puisi tersebut.

Teori Psikologi Carl Jung VS Sigmund Freud dalam Karya Sastr

Beberapa ahli psikologi yang mengaitkan teori psikologi dengan karya satra di antaranya Carl Jung dan Sigmun Freud. Kedua ahli ini memiliki teori yang berbeda antara satu dengan lainnya. Bagaimana teori psikologi mereka diterapkan dalam karya sastra? Pembaca sekalian dapat mengetahui pembahasannya melalui artikel berikut.

Psikologi dalam Karya Sastra

Bagaimanakan pengaruh psikologi dalam karya sastra? Pertanyaan yang cukup menarik, mengingat psikologi pun ternyata memiliki ikatan yang cukup kuat dengan karya sastra. Mengenai keberadaan psikologi dalam karya sastra, termasuk tokoh-tokoh psikologi sastra akan penulis sajikan dalam artikel berikut.

Psikologi Sastra Menurut Sigmund Freud

Sadar atau tidak, ternyata psikologi juga mampu menyentuh ranah sastra. Salah satu psikologi sastra yang berkembang di dunia ini salah satunya seperti yang dikemukakan oleh Sigmun Freud. Bagaimana Sigmun Freud memandang sastra dari sisi psikologi? Melalui artikel ini, penulis akan menyajikan bahasannya khusus untuk Anda.

Puisi - Definisi, Unsur, dan Ciri-Ciri yang Mengikutinya

Penulis dapat memastikan bahwa semua pembaca artikel ini tentu sudah mengetahui apa itu puisi? Namun, dari sekian banyaknya pembaca, berapa persenkah yang mengetahui puisi secara mendetail? Bisa jadi hanya beberapa saja yang mengetahui hal tersebut, bukan? Untuk itu, mari kita menganal puisi lebih jauh.

Sastra Lisan - Definisi, Ciri-ciri, dan Fungsinya

Adakah di antara pembaca yang mengetahui bagaimana awal mula kemunculan sastra? Banyak pihak yang menganggao bahwa kemunculan sastra pertama kali diawali oleh keberadaan sastra lisan yang berkembang di masyarakat. Berikut akan dijelaskan seputar sastra lisan, mulai dari definisi, ciri, hingga fungsinya. Simak.

Sastra Melayu Lama Sebagai Akar Kesusastraan Indonesia

Perkembangan kesusastraan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pengaruh sastra melayu lama. Sastra melayu lama seperti prosa dan puisi lama telah sejak dulu menghiasi ranah sastra nusantara. Bagaimana gambaran mengenai sastra melayu lama ini bisa Anda temukan dalam artikel yang dipaparkan berikut.

Mengenal Sastra Bandingan

Jika hendak membandingkan dua karya sastra dari dua Negara berbeda kita bisa menggunakan kajian sastra bandingan. Kajian ini dianggap mampu membongkar proses penciptaan dan perkembangan karya sastra di suatu Negara. Bagi Anda yang tertarik untuk mengenal lebih jauh kajian sastra bandingan, dapatkan informasinya melalui artikel berikut.

Ideologi dan Politik dalam Karya Sastra

Keberadaan karya sastra tidak bisa dipisahkan begitu saja dengan faktor-faktor luar yang memengaruhinya, termasuk faktor ideologi dan politik. Ya, ideologi dan politik memiliki ikatan yang besar karena biasanya karya sastra banyak digunakan untuk menyampaikan ideologi penulisnya. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh tentang hubungan ideologii dan politik dengan karya sastra, silakan simak paparan berikut.

Sastra Sebagai Karya Seni

Karya sastra disebut juga sebagai seni berbahasa. Dengan demikian, tidaklah salah jika ada yang memasukkan karya sastra sebagai salah satu karya seni. Pendekatan yang digunakan untuk menganalisis sastra, sebagian besar sama dengan yang digunakan untuk menganalisis seni lukis, seperti naturalisme, surealisme, ekspresivisme, dan sebagainya. Nah, dalam artikel berikut penulis akan menjabarkan hal lain yang dapat mendukung anggapan bahwa karya sastra termasuk karya seni. Simak.

Sosiologi Sastra - Sastra Sebagai Representasi Keadaan Sosia

: Sastra merupakan sebuah bentuk representasi keadaan sosial. Setidaknya demikianlah yang disebut oleh kajian sosiologi sastra. Selain itu, masih ada aspek-aspek lain yang menjadi fokus utama kajian sosiologi sastra. Apa sajakah yang termasuk ke dalam fokus utama tersebut? Simak pembahasan lengkapnya dalam artikel berikut.

Berdasarkan Kasifikasi Periode Nugroho Notosusanto

Sejarah kesusastraan Indonesia terbagi ke dalam beberapa periode penting. Salah satu ahli sejarah kesusastraan bernama Nugroho Notokusumo, membagi perkembangan sejarah kesusastraan Indonesia ke dalam 2 periode besar, yakni kesusastraan Melayu lama dan keusastraan Indonesia modern. Bagaimana gambaran tiap periodenya? Berikut adalah penjelasannya.

Berdasarkan Pembagian Periode oleh Simomangkir Simanjuntak

Banyak pengamat sastra yang telah melakukan pembagian atau pembabakan sejarah kesusastraan Indonesia. Salah satunya adalah Simomangkir Simanjuntak. Beliau membagi sejarah kesusastraan Indonesia ke dalam empat periode. Apa saja yang termasuk ke dalam pembagian periode kesusastraan Indonesia menurut Simomangkir Simanjuntak? Dapatkan informasinya melalui artikel berikut.

Sejarah Teori Sastra dan Perkembangannya di Tanah Air

Adakah yang tau asal usulnya teori sastra? Bagaimana awal kemunculan teori sastra di dunia hingga menyebar ke Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis akan menghadirkan sebuah bahasan mengenai sejarah teori sastra serta perkembangannya, khususnya yang terjadi di tanah air. Simak paparan berikut.

Strukturalisme - Karakteristik dan Pembagiannya

Jika ada yang bertanya tentang teori sastra manakah yang mampu mengajak peneliti memasuki karya sastra dengan sangat dalam, jawabannya tentu saja teori strukturalisme. Alasannya, karena teori strukturalisme sangat mementingkan segala hal yang berkaitan dengan karya sastra dan mengesampingkan aspek lainnya. Lantas, bagaimana cara melakukan analisis dengan menggunakan teori ini? Berikut adalah pembahasannya.

Telaah Prosa - Defenisi, Unsur, dan Ciri-ciri Prosa

Telaah prosa merupakan salah satu kajian yang juga dipelajari dalam perkuliahan. Salah satu tujuan dari telaah prosa adalah untuk mengetahui definisi, unsur, dan ciri-ciri yang dimiliki prosa. Bagi pembaca yang memerlukan informasi lengkap menganai telaah prosa, berikut penulis hadirkan pembahasannya. Simak.

Teori Postcolonial dalam Penelitian Kesusastraan

Teori postcolonial merupakan salah satu teori sastra yang berkembang setelah berakhirnya kekuasaan kolonial. Dalam teoti postcolonial terdapat eberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk menganalisis karya sastra, di antaranya adalah hegemoni, mimikri, dan orientalisme. Bagaimana ketiganya bekerja sebagai pisau analisis karya sastra? Simak paparan berikut.

Teori Psikologi Sastra Jaques Lacan Kembali ke Freud

Salah satu ahli psikologi yang turut memusatkan perhatiannya ke dalam karya sastra adalah Jaques Lacan. Namun, teori psikologi sastra yang diusungnya ternyata kembali lagi ke pemikiran Freud. Dengan kata lain, tidak terdapat banyak perbedaan antara kedua teori psikologi sastra ini. Untuk lebih jelasnya, simak paparan berikut.

Berdasarkan Pandangan Rene Welek dan Austen Waren

Ada banyak teori sastra yang muncul dan berkembang seiring dengan perkembangan kesusastraan dunia. Beberapa di antaranya adalah teori sastra menurut pandangan Rene Welek dan Austen Waren. Bagaimana teori sastra menurut kedua tokoh ini dapat disimak dalam paparan berikut. Simak.

Teori-teori Pascastrukturalisme

Salah satu teori sastra yang paling berkembang adalah teori strukturalisme. Namun, tahukan Anda bahwa ada teori pascastrukturalisme yang kemudian hadir untuk mematahkan dominasi strukturalisme? Ya, teori pascastrukturalisme ini tidak hanya focus pada karya satra saja sebagaimana yang dilakukan teori strukturalisme. Teori ini pun turut memerhatikan unsure lain yang juga memengaruhi kesusastraan Dunia. Berikut akan dijelaskan lebih detail mengenai teori-teori Pascastrukturalisme.

Unsur-unsur Pembentuk Karya Sastra

: Berbicara mengenai unsur-unsur pembentuk karya sastra, tentu tidak dapat dipisahkan dengan pembahasan mengenai unsur intrinsik dan ekstrinsik. Ini dikarenakan semua karya sastra memang dibentuk oleh kedua unsur ini. Bagaimana-masing-masing unsur tadi membentuk karya sastra dapat dibaca dalam penjelasan berikut.