Pengertian Bentuk Muka Bumi

Bentuk muka bumi adalah suatu kenampakan yang terlihat pada pemurkaan bumi baik daratan maupun lautan. Bumi kita yang berbentuk bulat pepat, apabila difoto dari udara dan pada jarak yang dekat, ternyata mempunyai bentuk yang tidak rata, ada yang berupa tonjolan, cekungan, dan dataran. Secara umumnya, tinggi rendahnya bentuk permukaan bumi tersebut disebut dengan relief muka bumi.

Secara garis besar, bentuk permukaan planet bumi terdiri dari daratan dan perairan. Wilayah daratan terdiri dari benua, pulau, kepulauan, gunung, pegunungan, dataran rendah, dataran tinggi, pantai, lembah, ngarai, jurang, tanjung, dan lain-lain. Sedangkan wilayah perairan terdiri dari samudera, laut, teluk, palung, danau, sungai, rawa, dan lain-lain.

Berbagai Bentuk Muka Bumi dan Fungsinya

Daratan merupakan bagian dari permukaan bumi yang tidak digenangi oleh air. Berbagai kenampakan permukaan bumi di wilayah daratan, meliputi :

1. Benua

Benua merupakan wilayah daratan yang sangat luas yang dikelilingi oleh samuderan. Di dunia ini, terdapat lima buah benua yang sudah dihuni manusia, yaitu benua Amerika, benua Asia, benua Afrika, benua Australia, dan benua Eropa. Sebelumnya, benua Asia dan Eropa menyatu dan dikenal dengan nama Eurasia. Satu benua umumnya dihuni oleh banyak negara.

Benua Asia

Beberapa negara berikut ini berada di daratan benua Asia, yaitu:

  • Cina (Asia Timur).
  • India.
  • Indonesia.
  • Palestina.

2. Pulau

Pulau merupakan wilayah daratan yang lebih kecil daripada benua. Pulau biasanya dikelilingi oleh lautan. Pulau, umunya merupakan bagian dari wilayah suatu negara, seperti Pulau Bali dan Sumatera merupakan bagian dari wilayah Indonesia.Namun ada pula beberapa pulau yang menjadi sebuah negara seperti Haiti.

3. Kepulauan

Kepulauan merupakan kumpulan pulau-pulau yang berdekatan. Umumnya kepulauan merupakan kumpulan beberapa wilayah yang membentuk suatu negara. Beberapa negara yang berupa negara kepulauan antara lain Indonesia, Piliphina, Jepang, Singapura, dan lain-lain. Meskipun demikian, ada pula kepulauan yang menjadi bagian dari wilayah suatu negara seperti kepulauan galapagos, kepulauan Nusa Tenggara, kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.

4. Gunung

Gunung merupakan wilayah daratan yang mempunyai ketinggian lebih dari 600 meter di atas permukaan laut. Gunung memliki manfaat yang sangat besar bagi manusia eperti mencegah bajir dan tanah longsor, sumber udara segar, tempat hidup hewan dan tumbuhan, dan sumber air bersih. Selain itu, gunung juga dapat dijadikan tempat untuk berekreasi dan olahraga.

Berdasarkan keaktifannya ada dua jenis gunung, yaitu gunung mati dan gunung berapi.

Beberapa nama gunung yang terkenal di dunia, antara lain sebagai berikut:

  • Gunung Krakatau. Gunung Krakatau merupakan gunung yang terletak di Selat Sunda, dan pernah meletus pada tahun 1882 dan menimbulkan tsunami yang sangat dahsyat sepanjang sejarah manusia.
  • Gunung Tambora. Gunung Tambora merupakan gunung api teraktif yang ada di wilayah Indonesia yang letusannya dipercaya telah merubah komposisi ekosistem hampir di seluruh dunia. Sayangnya keberadaan gunung Tambora hanya tinggal sejarah karena letusannya tidak menyisakan bagian kerucut dari gunung tersebut.
  • Gunung Maunakea. Merupakan salah satu gunung api yang kakinya berada di dasar laut seperti halnya gunung Krakatau. Gunung Maunakea merupakan gunung yang terletak di Kepulauan Hawaii.
  • Gunung Apo
  • Gunung Kinabalu
  • Gunung Kilimanjaro
  • Gunung Everst

5. Pegunungan

Pegunungan merupakan deretan beberapa gunung yang berdekatan dan saling menyambung. Beberapa wilayah pegunungan yang terkenal adalah pegunungan Himalaya dan Pegunungan Jaya Wijaya.

6. Bukit

Bukit merupakan wilayah daratan yang ketinggiannya lebih tinggi daripada dataran tinggi, namun lebih rendah daripada gunung. Beberapa contoh bukit sebagai berikut Kasur di Cipanas Jawa Barat Rangkaian bukit yang berderet dan bersambungan antara lain Bukittinggi di Sumatera Barat.

7. Lembah

Lembah merupakan wilayah daratan yang lebih rendahn daripada dataran sekitarnya, biasanya terdapat di kaki gunung, atau kiri dan kanan sungai. Tanah di sekitar lembah umumnya sangat subur sehingga cocok untuk dijadikan lahan pertanian. Beberapa contoh lembah yang terkenal antara lain Lembah Bukit Raya di Cipanas Jawa Barat.

8. Ngarai

Ngarai merupakan lembah yang dalam dan luas serta mempunyai dinding yang curam. Contoh ngarai yang terkenal diantaranya Ngara Sianok di Sumatera Barat.

9. Jurang

Jurang merupakan lembah yang dalam dan sempit serta mempunyai dinding yang curam.

10. Pantai

Pantai merupakan wilayah daratan yang berbatasan langsung dengan laut atau samudera. Pantai umumnya mempunyai panorama alam yang sangat indah sehingga dapat dijadikan tempat wisata. Beberapa pantai yang terkenal di dunia antara lain Pantai Kuta dan Pantai Sanur di Bali.

11. Dataran rendah

Dataran rendah merupakan permukaan bumi yang mempunyai ketinggian dari 0 (nol) sampai dengan 200 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah dapat dimanfaatkan untuk lahan pertanian, pemukiman, industri, dan peternakan. Umumnya daerah dataran rendah terletak di daerah pesisir pantai. Contoh daerah yang merupakan dataran rendah adalah Jakarta di Indonesia, Cianjur Selatan, Pangandaran, dan lain-lain.

12. Dataran tinggi

Dataran tinggi merupakan wilayah datar yang mempunyai ketinggian antara 200 – 400 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi mempunyai udara yang sejuk sehingga sangat cocok untuk membuka usaha di bidang perhotelan, restoran, dan penginapan. Selaian itu, dataran tinggi juga mempuyai tanah yang subur sehingga sangat cocok untuk menanam berbagai jenis bunga, sayuran, dan buah-buahan. Beberapa dataran tinggi yang terkenal antara lain dataran tinggi Dieng, dataran tinggi Puncak, dataran tinggi Alas, dan lain-lain.

13. Tanjung

Tanjung merupakan wilayah daratan yang menjorok ke laut. Tanjung dimanfaatkan manusia untuk dijadikan pelabuhan. Beberapa contoh tanjung diantaranya Tanjung Priok di Jakarta, dan Tanjung Perak di Surabaya.

Kenampakan Alam Perairan

Perairan merupakan bagian dari penampakan bumi yang digenangi air. Berikut ini akan diuraikan mengenai beberapakan kenampakan perairan.

1. Samudera

Samudera merupakan wilayah perairan yang sangat luas dan dalam. Samudera Hindia, Samudera Pasifik, dan Samudera Atalantik merupakan tiga buah samudera yang sudah kita ketahui.

2. Laut

Laut merupakan wilayah perairan yang berupa cekungan yang dalam dan berisi air. Adapun yang dimaksud dengan cekungan adalah daerah yang lebih dalam daripada daerah-daerah di sekelilingnya. Laut merupakan tempat bermuaranya aliran sungai yang berasal dari daratan. Sedangkan lautan merupakan tempat bertemunya beberapa laut. Beberapa laut yang sudah kita ketahui diantaranya Laut Jawa, Laut Merah, Laut Jepang, Laut Cina Selatan, dan sebagainya.

Laut dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi manusia, diantaranya sebagai sumber ikan, rumput laut, mutiara, dan minyak bumi. Keindahan laut dapat dijadikan salah satu objek wisata menyelam bawah laut seperti yang terdapat di Bunaken dan laut Banda. Selain itu, laut juga dapat dijadikan tempat berolah raga, seperti berselancar, ski air, perahu layar, dan lain-lain.

3. Teluk

Teluk merupakan bagian dari wilayah laut yang menjorok ke daratan. Teluk umumnya dimanfaatkan manusia untuk dijadikan pelabuhan. Beberapa teluk yang terkenal di antaranya Teluk Tomini.

4. Selat

Selat disebut juga dengan laut sempit yang menghubungkan dua buah pulau. Selat lebih mudah digunakan sebagai sarana transfortasi karena jarak yang ditempuhnya relatif lebih dekat dibandingkan dengan pulau. Adapun alat transfortasi yang sering digunakan untuk melintasi adalah kapal Feri. Beberapa contoh selat diantaranya selat Sunda yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera, Selat Bali yang menghubungkan pulan Jawa dengan Pulau Bali, Selat Karimata yang menghubungkan Pulau Kalimantan dengan Pulau Sulawesi.

5. Palung

Palung merupakan dasar laut yang dalam dan curam.

Mengenai manfaat dari aneka ragam relief permukaan bumi dapat dibaca pada artikel "Dampak Positif Tenaga Endogen" dan artikel "Dampak Negatif Tenaga Eksogen".