Di tengah perekonomian Indonesia yang sedang bertumbuh, ternyata masih ada beberapa persoalan ekonomi Indonesia paling krusial. Apa saja permasalahan dalam perekonomian Indonesia? Berikut ini pembahasannya.

Masalah Ekonomi

Masalah ekonomi merupakan masalah yang kerap terjadi, khususnya di tengah aktivitas perekonomian negara, baik itu jual beli, tawar menawar, hingga ekspor impor. Di Indonesia sendiri ada 9 (sembilan) masalah ekonomi yang krusial.

1. Pengangguran

Pengangguran merupakan salah satu masalah ekonomi yang paling krusial, dikarenakan jumlah lapangan pekerjaan yang ada tidak bisa menampung jumlah peminat kerja yang banyak. Jikalaupun ada lapangan kerja, namun peminat keja tidak memiliki kapasitas yang memadai.

2. Kemiskinan

Masalah kemiskinan adalah masalah yang terus menerus ada dari setiap tahun ke tahun. Masalah ini tidak bisa dituntaskan begitu saja, apalagi sekarang ini banyaknya koruptor menyebabkan orang kaya semakin kaya dan rakyat miskin semakin miskin. Bahkan, salah satu tujuan terpenting dalam ilmu ekonomi ialah memberantas kemiskinan.

3. Harga

Inflasi yang terus meningkat menyebabkan harga komoditas di pasaran juga terus meningkat., ditambah harga di pasaran juga semakin tinggi tatkala menjelang perayaan hari besar keagamaan. Terjadinya permintaan yang tinggi namun barang dari produsen langka juga bisa menyebabkan tingginya harga komoditas.

4. Profit

Profit selalu dicari bahkan menjadi salah satu prinsip utama ekonomi. Bagaimana bisa mendapatkan laba sebanyak-banyaknya dengan modal sekecil mungkin.  

5. Inflasi

Inflasi ini terjadi diakibatkan terlalu banyak uang yang beredar di masyarakat, salah satu tanda terjadinya inflasi adalah semakin tingginya harga barang di pasaran.

6. Hutang

Hutang negara juga menjadi salah satu masalah yang harus diselesaikan. Apabila hutang Indonesia pada negara lain semakin hari semakin bertambah, Indonesia tak akan bisa menjadi negara mandiri karena terus bergantung pada negara lain.

7. Oligopoli

Oligopoli merupakan pasar yang hanya menawarkan satu jenis barang, namun dikuasai beberapa perusahaan. Adanya Oligopoli ini menyebabkan persaingan antar perusahaan semakin tinggi sehingga perusahaan tersebut melakukan berbagai promosi dan perubahan harga untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.

8. Overpopulasi

Overpopulasi terjadi karena perbandingan jumlah manusia lebih besar daripada sumber daya yang dibutuhkan untuk hidup. Apabila populasi 100 orang, namun jumlah makanan hanya cukup untuk 95 orang, bisa diartikan jika terjadi overpopulasi atau populasi berlebih.

Sumber daya di sini adalah makanan, rumah, air bersih, tanah, dan lain sebagainya. Sedangkan faktor lainnya adalah uang, pendidikan, listrik, obat, pekerjaan, bahan bakar, transportasi, pengaturan sampah, dan lain sebagainya.

Akan tetapi faktor lain ini tidak terlalu dibutuhkan oleh manusia yang hidup dalam keadaan terbatas atau hidup di pedalaman. Menurut data yang ada, populasi dunia bertambah 80 juta orang setiap tahunnya. Sekitar separuh penduduk di dunia hidup di negara-negara yang populasinya bertumbuh karena adanya imigrasi.

9. Stagflasi

Stagflasi merupakan suatu periode  terjadi inflasi diiringi konstraksi (menurunnya perekonomian dan pengangguran yang semakin meningkat). Stagflasi terjadi ketika kontraksi dan inflasi terjadi berbarengan.  

Istilah stagflasi pertama kali dicetuskan di Inggris pada tahun 1965. Stagflasi berasal dari dua kata, yaitu Stagnasi (menurunnya kondisi ekonomi) dan Inflasi (naiknya harga barang). Sehingga Stagflasi adalah keadaan menurunnya ekonomi dan naiknya harga barang terjadi secara terus menerus.

Demikian pembahasan mengenai 9 (sembilan) persoalan ekonomi Indonesia yang harus segera diselesaikan. Semoga bermanfaat.