Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi adalah hal yang akan terus diperhatikan oleh setiap negara. Pembangunan ekonomi memang terlihat mirip dengan pertumbuhan ekonomi, namun keduanya memiliki beberapa perbedaan. Pertumbuhan ekonomi memiliki beberapa ciri-ciri yang berbeda dengan pembangunan ekonomi. Apa saja perbedaan itu?

Pembangunan Ekonomi dan Pemerataan

Pembangunan ekonomi merupakan sebuah proses di mana terjadi kenaikan pendapatan total yang memperhatikan pemerataan pendapatan dan juga pertambahan penduduk. Pemerataan pendapatan merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan ekonomi. Tentu pembangunan tersebut harus dapat dirasakan oleh masing-masing penduduk di tiap-tiap daerah bukan hanya di sebagian daerah.

Di Indonesia pembangunan memang belum benar-benar merata. Kita bisa melihat di satu kota saja, yaitu Jakarta. Di sana banyak sekali ditemukan si kaya dan si miskin. Gedung-gedung bertingkat yang menjulang dapat kita temui dengan mudah di sana. Begitu juga mobil-mobil mewah keluaran terbaru. Orang-orang berdasi dan juga bergaun mahal juga dengan mudah kita saksikan. Namun, di pinggiran kota ada aliran sungai yang dijadikan tempat untuk tinggal bagi orang-orang yang tidak mampu. Kehidupan mewah dan kehidupan kurang layak seperti berdampingan dan tak peduli satu sama lainnya.

Pembangunan berperan penting dalam pemerataan pendapatan penduduk. Negara berkewajiban untuk melakukan pembangunan yang merata. Tentu tiap orang punya garis hidupnya masing-masing apa menjadi si kaya atau si miskin. Namun, usaha untuk sedikit menyamakan dan mengubur jurang pemisah yang terlalu lebar juga harus dilakukan. Jurang pemisah yang terlalu lebar menyebabkan rasa iri dan akhirnya dapat menimbulkan tindak kejahatan dan tentunya membuat kehidupan bermasyarakat menjadi tidak aman.

Pembangunan ekonomi dapat dilakukan dengan menyediakan lapangan kerja. Lapangan kerja mampu menyerap tenaga kerja dan mampu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Pembinaan tentang kewirausahaan bagi masyarakat juga perlu dilakukan. Jika kita sulit mencari pekerjaan tentu lebih baik kita menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Sebagai sebuah proses, pembangunan ekonomi merupakan tahapan yang harus dilalui oleh setiap negara untuk menjadi negara yang lebih baik dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk mencapai pemerataan pembangunan diperlukan juga peran serta masyarakat. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pembangunan ekonomi, antara lain sebagai berikut.

  • Sumber daya alam,
  • Sumber daya manusia,
  • Sumber daya modal,
  • Keahlian atau kewirausahaan.

Faktor-faktor tersebut merupakan faktor-faktor ekonomi. Faktor-faktor selain ekonomi juga ada yang mempengaruhi pembangunan ekonomi. Faktor-faktor nonekonomi tersebut, antara lain sebagai berikut.

  • Sosial budaya,
  • Keadaan politik,
  • Kelembagaan,
  • Sistem yang berlaku.

Ternyata faktor-faktor tersebut tidak hanya berlaku untuk pembangunan ekonomi namun juga berlaku untuk pertumbuhan ekonomi. Apa itu pertumbuhan ekonomi?

Pertumbuhan Ekonomi

Jika ada perkembangan ekonomi maka sudah tentu ada pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi memang berbeda dengan pembangunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi tidak mementingkan pemerataan tapi lebih pada angka-angka pendapatan yang meningkat. Pertumbuhan ekonomi pada dasarnya memiliki 3 poin atau penekanan. Poin-poin tersebut antara lain, sebagai berikut.

  1. Proses,
  2. Output per kapita.
  3. Jangka panjang.

Pertumbuhan ekonomi diukur dengan membandingkan pendapatan tahun ini dengan tahun sebelumnya. Dilihat dari cara mengukurnya tentu tak ada sama sekali unsur pemerataan yang dipertimbangkan. Hanya output yang dilihat dari berbagai sektor yang mendukung perekonomian sebuah negara.

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia tergolong cukup baik. Hal tersebut dapat dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi tahun lalu yaitu 6,5 %. Pertumbuhan ekonomi tersebut menggambarkan kemampuan suatu negara menyediakan barang-barang untuk memenuhi kebutuhan penduduknya. Pertumbuhan ekonomi juga tak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi. Teknologi dapat membantu industri berkembang lebih pesat dan meningkatkan produktivitasnya.

Menurut Todaro (2000), pertumbuhan ekonomi komponen yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam masyarakat, antara lain akumulasi modal, pertumbuhan penduduk dan tenaga kerja, serta kemajuan teknologi. Akumulasi modal berarti menyimpan sebagian modal dari hasil usaha untuk ditabung dan diinvestasikan lagi dengan bertujuan menghasilkan output yang lebih besar di kemudian hari. Pertumbuhan penduduk juga berperan dalam pertumbuhan ekonomi. Jika penduduk semakin banyak maka semakin besar pula pasar yang akan dibidik. Namun demikian, pertumbuhan penduduk juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas hidup mereka baik pendidikan maupun ekonominya.

Selanjutnya adalah pertumbuhan tenaga kerja. Pertumbuhan tenaga kerja akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tenaga kerja yang besar akan dapat meningkatkan produktivitas. Kemajuan teknologi juga berperan penting dan memberikan nilai tambah bagi barang yang diproduksi. Dari komponen-komponen tersebut, dapat kita lihat bahwa pertumbuhan merupakan sebuah proses dan bukan hanya angka-angka belaka. Pertumbuhan dapat terjadi karena adanya proses kenaikan tingkat produktivitas di masyarakat.

Meskipun sama-sama memiliki arti peningkatan pendapatan atau kenaikan dalam sektor ekonomi pertumbuhan tetap saja berbeda dengan pembangunan ekonomi. Perbedaan antara keduanya akan dibahas pada bahasan berikutnya.

Perbedaan Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi

Sebelumnya kita telah membahas satu per satu tentang pembangunan dan juga pertumbuhan ekonomi. Keduanya memang berperan dalam mewujudkan Indonesia yang makmur dan sejahtera. Beberapa hal yang membuat pembangunan ekonomi berbeda dari pertumbuhan ekonomi, yaitu sebagai berikut.

1. Pertumbuhan ekonomi

  1. Pertumbuhan ekonomi merupakan proses naiknya pendapatan perkapita dalam jangka waktu yang panjang.
  2. Tujuan adanya pertumbuhan ekonomi adalah memperlancar proses pembangunan ekonomi.
  3. Pertumbuhan ekonomi ini bersifat kuantitatif dan biasanya dapat diukur dengan menghasilkan angka-angka.
  4. Pertumbuhan ekonomi hanya memperhatikan kenaikan pendapatan bukannya pemerataan pendapatan.
  5. Meskipun pendapatan terlihat naik namun belum tentu taraf hidup masyarakat juga ikut naik.
  6. Adanya pertumbuhan ekonomi tidak selalu dibarengi dengan adanya pembangunan ekonomi.
  7. Input yang digunakan dapat menghasilkan output yang lebih banyak.
  8. Pertumbuhan ekonomi berfokus pada kerja pengusaha.
  9. Pertumbuhan ekonomi didukung oleh sumber daya alam, sumber daya manusia, kewirausahaan, dan juga investasi.
  10. Penghambat pertumbuhan ekonomi antara lain produktivitas penduduk yang menurun, kegagalan pembangunan ekonomi, kualitas sumber daya manusia yang terbatas, dan jumlah sumber daya manusia yang terbatas.

2. Pembangunan ekonomi

  1. Proses perubahan terus-menerus dimana ada usaha perbaikan termasuk juga dalam hal meningkatkan pendapatan melalui produk per kapita.
  2. Tujuan pembangunan ekonomi adalah kesejahteraan masyarakat. Pembangunan ekonomi dapat mengakibatkan perubahan berupa kemajuan dan perbaikan.
  3. Pembangunan ekonomi ini bersifat kualitatif atau tidak dihitung berdasarkan angka-angka.
  4. Pembangunan ekonomi selalu memperhatikan adanya pemerataan pendapatan. Pemerataan ini juga mencakup pemerataan pembangunan dan hasil-hasil pembangunan.
  5. Pembangunan ekonomi juga ikut memperhatikan pertambahan penduduk dalam suatu negara.
  6. Pembangunan ekonomi akan selalu dibarengi dengan adanya pertumbuhan ekonomi.
  7. Input yang digunakan selain menghasilkan output yang lebih banyak juga dibarengi dengan adanya perubahan-perubahan pada kelembagaan dan pengetahuan teknik .
  8. Pembangunan ekonomi berfokus pada kerja pemerintah.
  9. Pembangunan ekonomi didukung oleh kebudayaan, teknologi, pemerintah, dukungan masyarakat, lingkungan/alam, kondisi ekonomi.
  10. Penghambat pembangunan ekonomi antara lain rendahnya pengetahuan dan teknologi, rendahnya kualitas tenaga kerja, kurangnya anggaran pendidikan, korupsi yang tinggi, penggangguran, dan lain-lain.

Melalui poin-poin di atas kita bisa melihat perbedaan anatara pembangunan ekonomi dan juga pertumbuuhan ekonomi. Keduanya memang biasanya beriringan dan selalu diperhatikan oleh setiap negara. Namun, terlihat bahwa pembangunan ekonomilah yang harus dilakukan, karena pembangunan ekonomilah yang ujung-ujungnya juga dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi memang lebih mudah dilihat melalui angka-angka berupa persentasi kenaikan pendapatan yang terjadi setiap tahunnya.

Sementara itu, pembangunan ekonomi dapat dilihat dengan adanya pemerataan kesejahteraan penduduk. Pemerataan pendapatan ataupun kesejahteraan itulah yang selama ini masih belum bisa dicapai oleh pemerintahan Indonesia. Kita bisa melihat jurang yang lebar antara masyarakat di sekitar ibukota dan juga masyarakat di luar pulau Jawa. Pemerataan pembangunan memang perlu terus dilakukan untuk mewujudkan Indonesia yang makmur dan sejahtera.