Setiap orang pasti memiliki cerita mengenai kisah hidupnya. Selama seseorang hidup, maka dia memiliki pengalaman hidup yang baru setiap harinya. Pengalaman adalah segala sesuatu yang dialami seseorang dalam hidupnya, baik membahagiakan, mengharukan, atau bahkan menyedihkan.

Ada pameo yang menyebukan bahwa “pengalaman adalah guru yang paling baik”. Hal tersebut berarti bahwa pengalaman hidup manusia di masa lalu adalah cerminan yang dapat dijadikan pelajaran untuk hidup di masa depan. Oleh karena itu, pengalaman sebaiknya selalu diingat bahkan dijadikan sebuah tulisan.

Menulis pengalaman dapat dilakukan siapa saja. Pengalaman bisa ditulis dengan menggunakan media apa saja, salah satunya adalah buku harian. Di buku harian, seseorang dapat menulis semua pengalaman hidupnya sehari-hari. Dengan menulis pengalaman, maka kita dapat mengenang pengalaman itu suatu saat. Pengalaman di masa lalu dapat memberikan pelajaran yang dapat diambil untuk hidup yang lebih baik.

Selain itu, menulis pengalaman juga bermanfaat untuk mengingatkan kita pada suatu peristiwa atau hal. Misalnya, seseorang yang pernah mendapatkan juara lomba cerdas cermat lalu menulis pengalaman itu ke dalam buku harian, maka pengalaman itu dapat dikenang menjadi pengalaman yang indah suatu saat.

Menulis pengalaman juga merupakan ajang melatih kemampuan menulis. Jika kita telah terbiasa menulis pengalaman, maka hal tersebut membantu kita untuk dapat menulis karya lainnya, baik fiksi maupun nonfiksi. Pengalaman juga bisa menjadi inspirasi atau ide untuk membuat cerpen atau novel.

Langkah-langkah Menulis Pengalaman

Untuk dapat menulis pengalaman, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut.

  1. Mengingat detail suatu kejadian atau peristiwa, seperti tanggal, hari, tahun, dan waktu kejadian.
  2. Mengemukakan perasaan, pendapat, atau gagasan terhadap kejadian atau peristiwa yang dialami tersebut.
  3. Menulis hal-hal yang menarik dari kejadian yang dialami.
  4. Menulis pelajaran atau hikmah yang dapat diambil dari kejadian yang dialami.
  5. Menulis hal-hal lain yang masih berhubungan dengan peristiwa yang dialami, seperti orang-orang yang terlibat, deskripsi suasana, dan lain sebagainya.

Manfaat Menulis Pengalaman

Menulis pengalaman memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan seseorang seketika dia menulis atau pada suatu saat di masa depan. Di antara manfaat menulis pengalaman adalah sebagai berikut.

  1. Dapat menjadi tempat mencurahkan perasaan yang tidak dapat dicurahkan kepada orang lain.
  2. Menjadi ajang aktualisasi diri.
  3. Menjadi pengingat akan suatu peristiwa yang tidak boleh dilupakan, seperti peristiwa sakral atau penting.
  4. Membiasakan latihan menulis sehingga kemampuan menulis menjadi terasah.
  5. Dapat menjadi sumber inspirasi untuk menulis tulisan seperti cerpen, novel, dan lain sebagainya.