Laporan biasanya bisa disebut sebagai karya ilmiah karena menyajikan hal-hal yang bisa dipaparkan sebagai berikut:

  1. Isi tulisan menyajikan sesuatu yang bersifat keilmuan.
  2. Penulisannya bersifat cermat, tepat, dan benar, sehingga seringkali pembaca agak kesulitan untuk menemukan letak kesalahannya.
  3. Sistematika penulisannya jelas, disajikan dalam tata urutan yang saling berkesinambungan dengan pola dasar umum yang terdiri atas pendahuluan, isi, dan penutup.
  4. Isi pembahasan bersifat objektif, disajikan mengutamakan dan mengoptimalkan kelengkapan data-data dan fakta-fakta yang kuat serta pendapat yang argumentatif.
  5. Pembahasan materi bersifat terbuka, dapat diuji kebenarannya sekaligus dapat berubah jika muncul pendapat atau pembuktian baru yang lebih kuat.

Sementara hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan laporan adalah :

1. Menentukan topik

Topik merupakan pokok pembicaraan yang mendasari tulisan dan menjiwai seluruh karangan. Dalam menentukan topik ini sebaiknya jangan terlalu luas.

2. Menentukan tujuan

Tujuan penulisan harus kamu nyatakan secara jelas. Sebagai penulis harus paham betul tujuan yang ingin dicapai dalam proses penulisan. Penetapan tujuan penulisan yang jelas akan sangat membantu dalam pengumpulan data pendukung, seperti buku referensi, artikel, dan bahan yang lainnya.

3. Mengumpulkan Data

Seperti yang telah dijelaskan di muka, karya ilmiah adalah sejenis karangan argumentatif, yaitu tulisannya yang harus didukung fakta dan data untuk membuktikan sesuatu hingga dapat meyakinkan,mempengaruhi, dan mengubah sikap pembaca.

Data atau fakta yang digunakan harus benar dan dapat dipercaya, harus berdasarkan hasil pengamatan yang akurat. Oleh sebab itu, kamu dapat mengumpulkan data yang dibutuhkan dengan cara berikut.

  1. Mengingat-ingat kembali pengalaman yang telah kamu alami.
  2. Mengadakan pengamatan atau observasi langsung (wawancara,berdiskusi, angket, dll).
  3. Membaca buku, majalah, artikel, dll.
  4. Mengutip pendapat orang lain.
  5. Mencari informasi dari orang yang berwenang atau ahli dalambidangnya.

4. Menyusun kerangka karangan

Berdasarkan data-data yang telah diperoleh, kamu dapat mengembangkan topik menjadi sub-sub topik dalam suatu bentuk kerangka karangan. Kerangka karangan merupakan rencana kerja yang memuat garis-garis besar yang akan kamu tulis. Dengan mengacu pada kerangka karangan, kamu akan terhindar dari penulisan yang tumpang tindih dan penyimpangan pembahasan dari topik yang akan kamu tulis.

Untuk menanggapi laporan, kita harus mengikuti langkah-langkah berikut ini. Antara lain:

  1. Khidmat menyimak laporan yang dibacakan.
  2. Mencatat atau mengingat hal-hal pokok laporan.
  3. Menyimpulkan kembali.

Mendengarkan sebuah laporan dibacakan memang agak membosankan, terlebih kita tidak terlibat dalam penelitian tersebut. Namun, hal ini ternyata bisa membantumua jika suatu saat diminta untuk mulai menyusun laporan guru.