Pernah diminta untuk membuat laporan atau mencari ide utama dari beberapa bahan bacaan sekaligus dalam waktu yang singkat? Dari beberapa bacaan yang terdiri dari bahan yang tidak hanya satu halaman saja, tetapi lebih? Kalau kondisinya seperti itu, metode dan trik apa yang harus kita lakukan agar tugas bisa selesai cepat dan tepat? Membaca ekstensif menjadi metode yang tepat yang bisa dilakukan.

Membaca Ekstensif

Membaca ekstensif atau disebut juga dengan membaca scanning adalah cara membaca secara luas tentang sebuah teks yang meliputi banyak kemungkinan dari teks yang ada. Untuk mencapai tujuan dari membaca teks ini diperlukan beberapa hal yang menjadi acuan dalam menentukan ide utama dari teks tersebut. Dalam membaca ekstensif ini kita tidak perlu membaca setiap katanya, kita hanya diminta untuk membaca apa yang kira-kira dibutuhkan.

Tujuan Membaca Ekstensif

Adapun tujuan dari membaca ekstensif ini adalah sebagai langkah awal untuk menentukan ide utama yang nantinya akan dituliskan berdasar atas apa yang ditemukan di teks tersebut. Kita hanya melihat ide utamanya, sebagai bahan untuk melakukan survey, dan melihat sekilas bahan tertulis untuk informasi, dan membaca dangkal.

Membaca survey dilakukan untuk memeriksa, meneliti daftar kata, judul-judul bab yang terdapat dalam buku yang bersangkutan, memeriksa bagan, skema, outline-outline dari buku atau bahan bacaan yang kita baca. Hal ini akan sangat membantu untuk menemukan apa yang kita cari dan butuhkan.

Membaca sekilas bahan tertulis ini bertujuan untuk mendapatkan kesan umum atau ide utama dari bahan bacaan, dan menemukan hal tertentu yang diinginkan dengan mudah. Kalau misalnya yang dibaca artikel kita tidak harus membaca secara utuh tapi cukup mencari bagian yang berhungan dengan apa yang kita cari.

Membaca dangkal atau biasa juga disebut membaca suferfisial reading yang dilakukan dengan tujuan hiburan, membaca bacaan ringan yang bisa membuat pikiran lebih segar dan terhibur. Jenis bacaan dengan tujuan ini adalah seperti membaca humor, cerita lucu, fiksi dan catatan harian.

Beberapa Teknik Membaca Ekstensif

Ketika sudah mengetahui bahan apa yang akan kita baca, langkah selanjutnya adalah menentukan langkah atau metode apa yang akan digunakan agar apa yang diinginkan bisa ditemukan secara cepat dengan hasil yang tepat dan memuaskan. Untuk itu ada beberapa teknik yang bisa dilakukan dalam membaca ekstnsif, di antaranya:

  1. Teknik baca pilih atau selecting adalah membaca dengan cara hanya membaca bagian-bagian yang dianggap mengandung informasi yang dibutuhkan. Misalnya dalam artikel selain teks juga disajikan tabel dan informasi yang kita butuhkan, kita cukup membaca beberapa bagian teks sebelum dan sesudah tabel yang menjelaskan tentang isi tabel tersebut. Dengan cara itu, kita bisa cepat menemukan informasinya.
  2. Teknik baca-lompat atau skipping adalah melakukan lompatan-lompatan dalam membaca. Ketika kita membaca, lalu menemukan bagian yang tidak diinginkan, kita bisa mengabaikan bagian tersebut dan dilanjutkan ke bagian lain.
  3. Teknik baca layap yaitu membaca dengan sekilas untuk memperoleh gambaran umum isi buku atau bahan bacaan lainnya secara menyeluruh dengan tujuan memperoleh ide utama dan bagian penting dari bacaan.
  4. Teknik baca tatap adalah teknik yang digunakan dengan membaca sekilas dengan cepat tetapi tetap dilakukan dengan teliti. Teknik ini biasa dilakukan dalam mencari informasi seperti nomor telepon, mencari arti dan makna kata di kamus, mencari siaran acara televisi dal lain sebagainya. Yang dicari memang sedikit saja tapi menjadi bagian penting yang kita butuhkan.

Rumus 5W + 1H

Walaupun yang diminta hanya berupa ide utama dari pandangan umum, yang pasti kiat juga tetap dibutuhkan untuk cara membacanya. Dengan berbagai teknik dan metode yang digunakan, yang juga disesuaikan dengan bahan bacaan yang kita baca, salah satu hal yang harus selalu kita jadikan pegangan sebagai persiapan dalam membaca adalah membuat konsep dalam kepala kita tentang apa yang dicari. Hal ini bisa dilakukan dengan rumus 5W + 1H, karena rumus ini akan berlaku untuk setiap teks, baik itu untuk teks sastra maupun nonsastra. Dengan rincian penjelasan sebagai berikut:

What/Apa

Hal apa yang menjadi ide utama dan ingin disampaikan penulis baik itu dalam tulisan fiksi maupun nonfiksi, karena pasti akan ditemukan ide utama dari sebuah karya tulis.

Who/Siapa

Setelah melihat apa maksud dari tulisannya, kemudian kita lihat siapa yang melakukan aksi dan hal-hal yang terjadi. Dalam cerita fiksi, yang menjadi bahasan biasanya adalah siapa tokohnya. Sedangkan di karya nonfiksi bisa jadi ada kutipan-kutipan dari orang tertentu sebagai oarng yang berpengaruh dalam mendukung isi bahan bacaan tersebut.

When/Kapan

Berhubungan dengan waktu yang ada di bahan bacaan tersebut. Kapan terjadinya bahan bacaan itu atau kapan penciptaannya bisa dilihat dari informasi yang menunjang dari bahan bacaan itu sendiri.

Where/Di mana

Tempat juga menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam membaca teks sehingga nantinya bisa menggambarkan lebih jelas. Tidak hanya di dalam karya fiksi, di karya non fiksi pun pertanyaan ini bisa dimunculkan, misalnya di artikel yang membahas pertumbuhan dan perkembangan harimau Sumatera, tidak mungkin mengambil tempat penelitian di Irian Jaya karena habitatnya memang di Sumatera.

Why/Kenapa

Kenapa, menjadi hal yang akan banyak dipertanyakan dalam bahan bacaan. Hal ini akan dijawab dengan menghadirkan alasan-alasan kenapa bacaan tersebut bisa tercipta dan akan didukung dengan fakta-fakta serta argumentasi yang menguatkan posisi bacaan tersebut di mata pembacanya.

How/Bagaimana

Kemudian bagaimana ini akan menjelaskan kepada pembaca apa yang ada di dalam bahan bacaan itu sendiri. Hal ini menjelaskan proses yang terjadi mulai dari awal sampai terciptanya karya tulis.

Membaca ekstensif lebih sering digunakan sebagai bahan acuan untuk pembuatan laporan atau pengambilan informasi secara dangkal saja. Jadi, begitu kita dapat informasinya, dapat dikatakan kita sudah bisa membaca ekstensif. Ini lebih sering ditemukan dalam teks yang bersifat laporan dengan tabel atau grafik.

Dengan menggunakan metode membaca ekstensif ini kita telah melakukan cara yang efektif untuk menemukan informasi penting yang diinginkan. Sama saja ketika diminta membaca bahan apapun, kita perlu mengenali bahannya terlebih dahulu, mulai dari ciri-cirinya kemudian temukan metode dan teknik yang tepat untuk bisa segera menyelesaikan bahan bacaan dengan tujuan akhir mendapatkan informasi yang kita perlukan.