Kebutuhan terhadap membaca sesuatu tentunya berbeda-beda bagi setiap orang. Hal ini bergantung dari informasi seperti apa yang sedang dicari dan dibutuhkan. Maka, mereka membacanya dari beberapa jenis teks yang tersedia, biasanya berasal dari jenis bacaan seperti artikel, jurnal, essai dan lainnya yang masih tergolong dalam teks non fiksi.

Membaca Cepat Teks

Membaca cepat teks adalah salah satu cara yang digunakan untuk membaca teks secara sekilas untuk memperoleh pemahaman isi sebanyak-banyaknya dari teks yang dibaca tersebut. Walaupun membacanya dengan sekilas bukan berarti informasi yang didapatkan juga sekilas tetapi lebih banyak informasi yang didapatkan. Informasi yang dapat membantu pemahaman kita terhadap hal apa yang memang sedang kita cari dari sebuah teks.

Untuk mendapatkan berbagai informasi dari berbagai sumber maka diperlukan keahlian atau skill untuk bisa membaca teks dengan cepat dan dapat mengambil informasi penting yang disajikan dalam teks. Bisa jadi diambil dari ide-ide utama yang dihadirkan dalam teks berupa topik utama dari setiap paragraf. Diharapkan kecepatan membacanya juga sudah mencapai kecepatan rata-rata antara 300-500 kata per menit.

Secara sekilas kita bisa memperkirakan jumlah kata yang tersedia dalam sebuah teks. Rata-rata satu baris itu terdiri dari 8-12 kata. Maka, apabila dalam satu paragraf itu ada 10 baris, bisa kita hitung sendiri, 10 x 12 = 120. Artinya ada 120 kata yang tersedia dalam satu paragraf tersebut. Kita sebut saja dalam artikel setidaknya ada 5 paragraf, maka sudah ada 600 kata yang tersedia. Setelah itu mari kita hitung berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk membaca teks dengan total 600 kata tersebut. Bisa dihitung dengan:

Kata Per menit =Jumlah Kata / Total waktu yang dibutuhkan

Jadi, jika kita menghabiskan 2,5 menit untuk membaca teks dengan 600 kata tadi, kemampuan membaca cepat kita adalah 600 : 2,5 = 240 kpm. Itulah kemampuan membaca cepat yang dimiliki.

Perlu diketahui untuk kemampuan rata-rata membaca cepat ini ada beberapa tingkatan sesuai dengan tingkat pendidikannya yaitu:

No

Tingkat Pendidikan

Tingkat Kecepatan

1

SD/SMP

200 kpm

2

SMA

250 kpm

3

Mahasiswa

325 kpm

4

Pasca Sarjana

400 kpm

5

Orang Dewasa Tidak Sekolah

200 kpm

 

Jadi, kalau seorang siswa sudah mencapai kecepatan membaca seperti apa yang sudah dihitung di atas, kemampuan membaca cepatnya sudah mendekati kemampuan rata-rata yang seharusnya dimiliki seorang siswa. Tinggal bagaimana melatihnya saja untuk bisa mencapai tingkat kecepatan yang lebih tinggi lagi.

Beberapa Manfaat Membaca Cepat

Kalau dilihat dari segi manfaat, membaca cepat teks ini sangat bermanfaat dalam hal menemukan informasi yang diperlukan secara cepat dan efektif tanpa menghabiskan waktu yang lebih lama. Tanpa menghabiskan banyak waktu, atau dengan jangka waktu yang singkat diharapkan kita memperoleh inti dari bacaan tersebut. Kalau dilogikakan ini seperti membuat hal lebih singkat, kalau bisa dibuat lebih singkat kenapa harus menghabiskan waktu lebih untuk mendapatkan hasil bacaan yang sama? Dengan demikian kita sudah menghemat waktu untuk hal-hal yang lain.

Metode dan Trik Membaca Cepat Teks

Mengenali potensi diri terhadap metode dan trik yang bisa dicapai dalam membaca teks cepat sangat membantu kita untuk bisa dengan cepat menemukan informasi-informasi yang dibutuhkan dari sebuah teks. Sehingga kita tidak harus membaca teks secara detail kata per kata yang ada di teks.

Kemudian kita lihat beberapa trik dan teknik tertentu sehingga akan dengan sangat mudah bisa membantu kita untuk meningkatkan cara membaca cepat dengan tidak mengurangi makna dan hal utama yang ingan disampaikan oleh penulisnya. Maksudnya adalah dengan tidak mengabaikan apapun yang kita temukan dalam bacaan tersebut. Ada dua teknik yang manjadi panduan dalam membaca cepat, yaitu teknik membaca skimming dan teknik membaca scanning.

Teknik membaca skimming adalah salah satu upaya untuk mengambil intisari dari suatu bacaan, berupa ide pokok secara keseluruhan dari bahan bacaan, mulai dari bagian awal, tengah sampai akhir bacaan. Tapi yang menjadi pengangan bagi pembaca biasanya adalah kata kunci yang dihadirkan, jadi selama membaca, kata kunci tersebut dikaitkan dengan apa yang ditemukan selama membaca. Seperti contohnya, ketika membaca koran dengan judulnya yang menjadi headline koran tersebut.

Sedangkan membaca dengan teknik scanning adalah teknik membaca cepat untuk memperoleh suatu informasi tanpa membaca yang lain, berusaha untuk tetap fokus dengan poin yang ingin dicari, biasanya hal ini lebih diaplikasikan ketika butuh informasi tentang nomor telepon, acara siaran TV dan daftar lainnya.

Hal ini bisa dilakukan hanya dengan membaca sekilas, karena dari awal kita sudah tahu informasi apa yang ingin didapatkan dari bacaan tersebut. Jadi,  ketika kita rasa hal yang dibaca bukan poin yang sedang cari kita tidak perlu untuk fokus berlama-lama di poin tertentu, tetapi fokuslah terhadap poin yang memang sedang dicari. 

Melatih Membaca Teks Cepat

Dengan pencapaian target yang sudah dibuat, mulai dari jumlah kpm yang akan dicapai dan juga pemahaman dari setiap teks yang dibaca, maka perlu diperhatikan beberapa hal yang bisa melatih kecepatan dan pemahaman kita dalam membaca. Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan dalam melatih membaca teks cepat ini, yaitu:

  1. Baca judul dengan benar, karena apa yang ada di judul itu setidaknya sudah menjelaskan beberapa hal yang terkait dengan inti teks.
  2. Fokus terhadap kata kunci yang tersedia, dengan terus menghubungkan kata kunci pada setiap bacaan akan dengan sangat mudah menemukan ide utama dalam sebuah teks, kalau dalam membaca menemukan kata baru yang kira-kira tidak ada hubungan yang berarti terhadap teks maka bisa diabaikan saja kata tersebut.
  3. Jangan menghabiskan waktu untuk membaca kata per kata pada teks tetapi fokuslah terhadap istilah yang dihadirkan. Mengenali kosakata yang dihadirkan dalam teks. Bisa dengan membacanya secara baris per baris dengan membagi fokus menjadi tiga bagian kolom dalam teks tersebut.
  4. Baca sekilas semua paragraf yang ada, dengan menemukan setiap inti dari paragraf tersebut, biasanya inti atau kalimat utama terletak di awal paragaraf.
  5. Fokus kepada informasi yang sedang dicari dari setiap teks yang ada.
  6. Hindari kebiasaan dengan menggunkan gerak tubuh seperti menggunakan jari atau alat tunjuk untuk setiap kata yang ada, menggerakkan kepala, dan membaca dengan bersuara. Selain tidak efektif, hal ini juga akan mengurangi kecepatan membaca sehingga kecepatannya berkurang jauh, dan secara otomatis akan menghabiskan lebih banyak waktu lagi untuk memahaminya.
  7. Rangkum isi teks secara utuh dari hasil membaca dan pemahaman yang tepat untuk setiap paragraf yang tersedia. Dari rangkuman tersebut bisa dilihat sejauh mana pemahaman kita terhadap teks yang sudah kita baca. Untuk setia teks dan bahan bacaan biasanya, akan ada rangkuman singkat di setaip paragraf akhir teks tersebut. Ini juga bisa membantu kita melihat secara ringkas isi keseluruhan teks.

Itu adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan cara, metode dan teknik membaca cepat. Menggunakan metode dan memilih teknik yang tepat dalam membaca akan sangat membantu kita untuk bisa dengan cepat menemukan informasi yang sedang kita butuhkan. Setelah menemukan teks yang kita butuhkan, kita coba untuk mengaplikasikan metode dan teknik yang sudah diketahui sebagai sarana melatih diri untuk kemampuan membaca cepat teks kita.