Selama ini, permasalahan tentang sungai belum dianggap sebagai sebuah hal yang penting. Keberadaan sungai masih dianggap sebagai sebuah bagian dari kontur alam. Sungai hanya dianggap sebagai tempat air untuk mengalir menuju daerah yang lebih rendah. Padahal, sungai memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan, khususnya terhadap pengelolaan air.

Sungai berperan mengalirkan air dari satu tempat ke tempat lain dan juga menjaga pola gerak air agar selalu tetap pada jalurnya. Dengan demikian, air tidak mengalir ke sembarang tempat yang pada akhirnya bisa menyebabkan permasalahan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.

Indonesia sendiri memilik jumlah sungai yang sangat banyak. Namun demikian, jumlah tersebut belum diimbangi dengan pengelolaan yang cukup optimal. Akibatnya, masih banyak sungai yang belum mampu memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi manusia. Bahkan, sungai justru sering menjadi sumber permasalahan kehidupan bagi manusia yang ada di sekitarnya.
Sungai-sungai yang ada di sekitar kehidupan manusia masih belum banyak dikelola dengan baik. Sungai dibiarkan hidup dengan sendirinya tanpa pernah mendapatkan perhatian secara serius dan dalam jangka waktu yang rutin dari manusia.

Padahal, dalam sejarah kehidupan manusia, keberadaan sungai memiliki peran yang sangat besar dalam penciptaan kebudayaan dan pemikiran manusia saat ini. Pada masa lalu, kehidupan yang berkembang selalu tidak jauh dari keberadaan sungai. Kebudayaan manusia yang hidup di pinggir sungai selalu lebih cepat berkembang daripada manusia yang hidup jauh dari sungai. Hal ini menunjukkan bahwa sungai memiliki peran yang sangat penting dalam proses perkembangan manusia hingga bisa maju seperti sekarang ini. Bukti-bukti sejarah menunjukkan bahwa peradaban manusia banyak yang dimulai dari kehidupan di sekitar sungai.

Pada masa lalu, sungai menjadi sebuah tempat yang sangat sacral, karena di tempat tersebut, manusia memiliki ketergantungan yang sangat besar. Di sungai pulalah, segala aktivitas manusia dilaksanakan, baik kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari maupun kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas spiritual. Demikian besarnya peran sungai sehingga manusia merasa harus menciptakan kearifan lokal pada sungai.

Sungai dalam Kehidupan Modern

Seiring perkembangan zaman, perann sungai mulai bergeser. Manusia mulai menemukan teknologi yang mampu memberikan kemudahan bagi mereka untuk mendapatkan air. Pada akhirnya, manusia tidak lagi bergantung pada sungai untuk memenuhi kebutuhan akan air sebagai sumber kehidupan.

Manusia mulai menemukan sumur sehingga bisa mencukupi kebutuhan akan air dan tidak lagi menggunakan air dari sungai untuk kebutuhan mereka. Itulah mengapa manusia mulai bergeser menjauh dari sungai dalam memilih tempat tinggalnya. Manusia pun mulai memperlakukan sungai tanpa disertai adanya penghargaan akan peran sungai. Sungai hanya menjadi sebuah lintasan air yang tidak perlu diperlakukan dengan istimewa serta dengan langkah khusus.

Pada saat ini, sungai hanya digunakan sebagai tempat aliran air dan beberapa kebutuhan sampingan lainnnya. Pada kawasan pertanian, aliran air dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian. Selain itu, sungai dimanfaatkan untuk memelihara ikan dan tempat budidaya ikan,  baik dengan menggunakan sistem karamba atau juga dengan membuat kolam di samping aliran sungai tersebut.

Di beberapa tempat, aliran air dibendung yang kemudian diberdayakan sebagai sumber energi untuk pembangkit listrik. Tentu saja, tidak semua kawasan sungai mampu dimanfaatkan untuk fungsi ini.

Masalah Sungai

Di sisi lain, seringkali muncul masalah pada sungai yang ada di sekitar manusia tanpa pernah disadari. Permasalahan pada sungai ini tak jarang ditimbulkan oleh manusia yang seharusnya memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungannya. Dalam hal ini, sungai termasuk salah satu bagian dari lingkungan tersebut.

Beberapa permasalahan yang ada di sekitar sungai seringkali luput dari perhatian manusia. Namun, bukan berarti hal tersebut bisa begitu saja diabaikan. Sekecil apa pun sebuah permasalahan yang ada di sungai, bila dibiarkan berlangsung dalam jangka waktu lama, bisa menimbulkan permasalahan yang cukup rumit.

Beberapa permasalahan yang berhubungan dengan sungai antara lain sebagai berikut.

1. Sungai Menjadi Tempat Sampah

Bukan rahasia lagi jika masih banyak masyarakat yang gemar membuang sampah rumah tangga mereka ke dalam sungai. Alasan yang dikemukakan adalah ketiadaan lahan untuk menampung sampah rumah tangga yang ada setiap hari. Cara mudah yang ditempuh selama ini yaitu membuangnya ke dalam sungai dengan harapan sampah tersebut akan hanyut dan tidak lagi mengotori halaman rumah.

Sekilas cara ini terlihat sepele karena jumlah sampah yang dibuang dalam setiap rumah tidaklah banyak. Namun, apa jadinya jika setiap rumah melakukan tindakan tersebut? Tentu saja jumlah sampah yang ada di sungai akan menjadi bertumpuk.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kerja keras dari semua pihak untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya membuang sampah di sungai. Selain bisa menyebabkan sungai menjadi kotor, tumpukan sampah tersebut akan berpotensi menyumbat aliran air sungai sehingga bila sumbatan itu dibiarkan, akan menyebabkan aliran sungai berubah arah dan masuk ke pemukiman. Dalam jumlah besar, air yang masuk pemukiman ini akan menyebabkan bencana besar yang mengakibatkan kerugian bagi manusia di sekitar sungai dan terkena dampak banjir tersebut.

2. Alih Fungsi Bantaran Sungai

Di kawasan perkotaan, kebutuhan akan tempat tinggal menjadi sebuah hal yang sangat sulit untuk didapatkan. Selain karena harga tanah yang mahal, ketersediaan lahan juga menjadi sebuah masalah tersendiri. Di sisi lain, manusia dituntut untuk memiliki tempat tinggal.

Pilihan yang banyak dilakukan adalah dengan mendirikan bangunan di kawasan bantaran sungai. Hal ini dilakukan karena kawasan tersebut bebas dari kewajiban untuk membeli serta dianggap mudah dalam proses pendirian bangunan.

Padahal, mendirikan bangunan di kawasan bantaran sungai memiliki risiko yang sangat besar. Selain menyebabkan aliran sungai menjadi sempit, juga akan menimbulkan ancaman ketika air sungai meluap. Dari sisi estetika, keberadaan hunian di bantaran sungai cenderung menyebabkan pandangan kurang enak, karena hunian yang ada di bantaran sungai identik dengan kekumuhan dan nuansa kurang sehat.

3. Penghancuran Makhluk Hidup Sungai

Sungai merupakan tempat hidup beraneka jenis binatang air seperti ikan, katak atau juga binatang air lainnya. Sebagian manusia memiliki hobi untuk berburu binatang-binatang tersebut dengan berbagai tujuan. Untuk mendapatakan binatang-binatang tersebut dan sering digunakan jalan pintas. Misalnya dengan menyebarkan racun ikan atau juga dengan melakukan penyetruman.
Penggunaan racun ikan tentu saja menimbulkan dampak yang kurang baik, karena racun ikan bisa mengakibatkan banyak makhluk hidup yang ada di dalam air ikut terkena dampaknya.

Selain itu, mereka yang mencari ikan dengan menggunakan aliran listrik atau strum ikan juga termasuk salah satu jenis permasalahan sungai, karena cara ini membuat proses reproduksi ikan menjadi terganggu. Binatang yang terkena aliran listrik tersebut akan menjadi mandul dan tidak bisa berkembang biak lagi. Dampaknya, kelestarian binatang yang ada di dalam air akan terganggu karena tidak ada kesinambungan.

4. Perawatan Rutin Sungai

Sebagian besar masyarakat Indonesia seringkali kurang memerhatikan kondisi sungai, terutama pada saat musim kemarau tiba. Akibatnya, masyarakat sering tidak menyadari bahwa proses pendangkalan sungai sedang berlangsung dan menyebabkan kemampuan sungai untuk menampung debit air menjadi semakin kecil. Hal ini baru terasa ketika musim penghujan tiba. Pada saat itu, jumlah air yang melalui sungai akan meningkat secara tajam.

Oleh sebab itu, diperlukan kesadaran dan kemauan dari semua pihak untuk memberikan perhatian pada sungai. Caranya dengan melakukan pengerukan dasar sungai yang dilakukan secara rutin. Hal ini akan bermanfaat untuk menjaga kemampuan sungai dalam menampung debit air, sehingga pada musim penghujan tidak menyebabkan air menjadi meluap dan menggenangi pemukiman.

Semoga bermanfaat!