Perdagangan valuta asing merupakan perdagangan yang memiliki produk berupa mata uang asing. Yang diperdagangkan biasanya adalah mata uang negara-negara maju dan negara yang sering menjadi tujuan wisata, perdagangan, dan pekerjaan bagi para penduduk di negara tertentu.

Misalnya saja perdagangan valuta asing di Indonesia yang menjual mata uang Dollar Amerika/USD, Poundsterling Inggris, Euro Eropa, Frank Swiss, Yen Japan, Yuan Cina, Riyal Saudi Arabia, Dollar Singapura, Ringgit Malaysia, dan Dollar Australia. Negara Amerika Serikat/USD, Inggris, Eropa, Swiss, Japan, Singapura, Malaysia, dan Australia menjadi tujuan utama wisata dan perdagangan. Negara Cina menjadi tujuan utama perdagangan. Sedangkan Saudi Arabia sebagai tujuan ibadah bagi kaum muslimin.

Pengertian penjualan valuta asing di sini adalah pertukaran nilai mata uang asing tersebut dibandingkan dengan mata uang dalam negeri. Misalnya, satu dollar USD ($1) yang saat ini berada pada kisaran harga sembilan ribu dua ratus rupiah (Rp9200,00). Nilai tukar mata uang ini memiliki selisih antara harga jual dan harga beli. Kurs jual diartikan sebagai harga jual mata uang asing dalam bentuk mata uang negara tersebut.

Dalam hal ini, di Indonesia diterapkan dalam nilai tukar mata uang asing terhadap rupiah. Misalnya saja kita akan membeli seribu dollar USD, maka kita akan diberi harga dengan hitungan kurs jual saat berlangsungnya transaksi pembelian dikalikan dengan seribu. Ketika kurs jual $1 = Rp9.200,00 misalnya, maka harga $1000 = Rp9.200,00 x 1000 = Rp9.200.000,00.

Proses jual beli valuta asing bisa dilakukan di bank dan money changer. Biasanya kurs jual di bank terkesan lebih mahal daripada kurs jual di money changer. Lebih mahal, artinya kita akan mengeluarkan rupiah lebih banyak untuk menukar dengan mata uang asing jika dilakukan penukaran di bank. Berbeda dengan money changer yang biasa disebut sebagai pedagang valuta asing. Di money changer tersebut kurs jual cenderung lebih ringan daripada kurs jual di bank. Meskipun perbedaannya hanya beberapa puluh rupiah, tetapi hasil akhirnya tetaplah besar ketika kita menukar dalam jumlah yang banyak.

Jurs jual selalu dibedakan dari kurs beli karena selisih antara keduanya adalah keuntungan bagi pihak penyelenggara perdagangan valuta asing tersebut. Itulah mengapa selama ini kurs jual selalu memiliki jumlah yang lebih besar daripada kurs beli. Karena jika seseorang membeli atau menukar mata uang dalam negeri dengan mata uang asing, maka mereka sedang membutuhkan mata uang asing tersebut. Faktor kebutuhan inilah yang kemudian dijadikan sebagai sarana untuk mencari keuntungan dari selisih kurs jual dan kurs beli oleh perusahaan perdagangan valuta asing.

Kurs jual valuta asing tidak memiliki harga yang permanen. Harganya selalu berubah sesuai dengan permintaan dan penawaran, keadaan ekonomi dan politik negara yang bersangkutan, dan keadaan ekonomi dan politik dunia. Misalnya ketika di Indonesia terjadi krisis ekonomi atau serangan teroris, maka secara otomatis rupiah menjadi melemah dan menyebabkan kurs jual mata uang asing terlihat sangat tinggi.

Meskipun berubah-ubah, biasanya dalam jangka waktu satu tahun kurs jual mata uang asing tidak melebihi batas kenaikan atau penurunan sejumlah 10% saja. Seperti halnya harga saham, jika kurs jual atau beli valuta asing naik atau turun lebih dari 3% dalam satu hari, maka kebanyakan akan dilakukan suspend atau pemberhentian sementara perdagangan. Karena jika perdagangan diteruskan maka akan terjadi rush atau pergolakan harga sehingga sulit untuk memberikan batasan kurs jual dan beli dikarenakan harga yang hetctick atau sering berubah dan melompat.

Berikut rata-rata kurs jual mata uang asing terhadap rupiah pada tahun 2012.

Mata Uang

Rincian Negara

Kurs Jual dalam Rupiah

 USD

Dollar Amerika Serikat

9.200 – 9.800

CAD

Dollar Canada

9.500 – 9.900

CHF

Swiss Frank

10.200 – 10.500

NZD

Dollar Selandia Baru

7.700 – 7.950

GBP

Poundsterling Inggris

15.300 – 15.600

HKD

Dollar Hongkong

1.200 – 1.300

SGD

Dollar Singapura

7.800 – 7.900

EUR

Euro Eropa

12.400 – 12.600

SAR

Riyal Saudi Arabia

2.400 – 2.700

MYR

Ringgit Malaysia

2.900 – 3.000

CNY

Yuan China

1.400 – 1.500

BND

Dollar Brunei Darussalam

7.800 – 7.900

Saat ini perdagangan valuta asing juga dilakukan secara online dalam bentuk indeks mata uang asing. Biasanya kurs jual yang dipakai di dalam perdagangan yang biasa disebut dengan pasar forex ini adalah nilai tukar mata uang asing terhadap dollar Amerika Serikat ($USD). Seperti halnya pada pertukaran mata uang asing secara konvensional, kurs jual pada perdagangan forex di bursa berjangka dan komoditi juga lebih tinggi daripada kurs beli.

Hal ini dimaksudkan untuk memunculkan adanya selisih yang berfungsi sebagai keuntungan perusahaan. Perdagangan ini mengenakan bunga hanya apabila pembelian atau penjualan sesuai dengan kurs jual dan beli forex dibiarkan terbuka selama lebih dari 24 jam. Uniknya, pada beberapa nilai tukar valuta asing tertentu justru customer mendapatkan bunga apabila memiliki posisi terbuka pada pembelian forexnya.

Kurs jual pada perdagangan berjangka dan komoditi, khususnya pada perdagangan forex, dibuat berdasarkan kontak jual yang disesuaikan dengan nilai tukar terkini pada valuta asing dunia. Biasanya, perdagangan berjangka dan komoditi menggunakan ukuran kurs jual pada kantor berita Inggris Reuters sebagai acuan penetapan harganya. Hal ini dikarenakan kantor berita Reuters merupakan kantor berita yang selalu mengikuti perkembangan valuta asing dan bursa saham di seluruh dunia. Belum lagi penyertaan prediksi dan perkiraan harga untuk setengah hari, satu hari, satu minggu, satu bulan, dan satu tahun ke depan yang menjadi layanannya.
Kurs jual valuta asing yang bisa diikuti pada perdagangan forex di bursa berjangka dan komoditi, antara lain sebagai berikut:

- EUR-USD; kurs mata uang EUR Eropa apabila ditukarkan dengan $ USD.
- GBP-USD; kurs mata uang Poundsterling Inggris apabila ditukarkan dengan $USD.
- USD-JPY; kurs mata uang $USD apabila ditukarkan dengan Yen Japan
- USD-CHF; kurs mata uang $USD apabila ditukarkan dengan Swiss Frank.
- USD-CAD; kurs mata uang $USD apabila ditukarkan dengan $ Canada.
- EUR-JPY; kurs mata uang Euro Eropa apabila ditukarkan dengan Yen Japan.
- EUR-CHF; kurs mata uang Euro Eropa apabila ditukarkan dengan Swiss Frank.
- GBP-JPY; kurs mata uang Poundsterling Inggris apabila ditukarkan dengan Yen Japan.
- GBP-CHF; kurs mata uang Pondsterling Inggris apabila ditukarkan dengan Swiss Frank.

Produk forex pada pasar perdagangan berjangka dan komoditi tersebut dibagi menjadi dua hal utama. Pertama adalah perdagangan forex yang menyandarkan pada nilai tukar terhadap Dollar USD dan yang kedua adalah perdagangan yang menyandarkan pada nilai tukar terhadap mata uang lain yang disebut cross rate.

Demikianlah sekilas pembahasan seputar kurs jual valuta asing baik pada pasar riil, yaitu di bidang perbankan dan money changer serta di pasar derivative, yaitu bursa berjangka dan komoditi. Satu hal yang utama adalah kurs jual akan selalu lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan kurs beli. Hal ini sesuai dengan hukum pasar pada perdagangan di bidang apapun. Bahwa produk yang dijual oleh produsen memiliki harga lebih tinggi daripada produk yang dikembalikan ke pasar oleh konsumen.