Dalam membangun sebuah usaha yang mandiri serta punya peluang besar, diperlukan tenaga ahli yang bisa membuat usaha tersebut maju dan berkembang. Tenaga ahli inilah yang merancang tentang bagaimana memulai usaha yang baik, serta bagaimana usaha itu memiliki nilai jual yang tinggi.

Sebuah usaha bukan hanya dilihat dari bentuknya semata, tapi juga tentang siapa yang mendirikan dan siapa pula yang berada di belakang usaha tersebut. Itu yang menjadi salah satu faktor yang sangat penting dalam menjalankan sebuah usaha.

Bagaimana Kewirausahaan Berperan?

Wirausaha adalah melakukan kegiatan mencari setiap permasalahan yang timbul dalam usaha, yang selanjutnya menidaklanjuti setiap permasalahan serta mencari solusi pemecahan masalah serta memperbaiki mutu setiap jenis barang usaha. Wirausaha secara rutin mengadakan perbaikan-perbaikan terhadap standar tradisional sehingga barang yang dijual laku dipasaran serta mempunyai mutu yang berkualitas.

Sementara itu, wirausahawan adalah orang yang selalu mencari peluang usaha melalui berbagai kegiatan pengetahuan (penemuan) dan pembukaan (pemanfaatan) usaha yang sudah terbengkalai. Kegiatan kewirausahaan ini tidak perlu melibatkan pembuatan barang baru dan tidak perlu menyerap dana pribadi, tetapi kegiatannya adalah berspekulasi dalam memanfaatkan perbedaan harga jual dan harga beli yang sudah ada.

Wirausahawan dikatakan sebagai orang yang menghasilkan ide-ide dan kreasi-kreasi baru yang berbeda dengan sebelumnya. Dia merupakan promotor, tidak saja dalam memperkenalkan produk dan teknik baru, tetapi juga situasi pasar dan sumber pengadaan, peningkatan bidang manajemen, dan metode distribusi yang baru. Dia akan mengadakan proses dinamis pada produksi, proses, hasil, sumber pembekalan, dan sistem organisasi yang bisa diandalkan.

Fungsi-fungsi Peran Wirausaha

Wirausaha sebagai pemandu usaha mempunyai dua fungsi, yaitu fungsi makro dan fungsi ikro.

1. Fungsi Makro

Secara makro, wirausaha berperan penting sebagai penggerak dan pengendali perekonomian di daerah, bangsa, dan negara. Bahkan, para wirausahawan tersebut banyak yang berhasil menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Peranan wirausaha melalui usaha kecilnya tidak diragukan lagi. Berikut ini peranan wirausaha.

  1. Usaha kecil dapat memperkokoh perekonomian nasional melalui berbagai keterkaitan, seperti fungsi sebagai pemasok, fungsi produksi, fungsi penyalur, dan pemasar bagi hasil produk-produk industri kecil.
  2. Usaha kecil juga dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan ekonomi khususnya dalam menyerap sumber daya yang dimiliki, menyerap tenaga kerja lokal, sumber daya lokal, dan meningkatkan sumber daya manusia menjadi wirausaha-wirausaha yang tangguh dan mandiri.
  3. Usaha kecil juga dipandang sebagai sebuah sarana pendistribusian hasil pendapatan daerah dan nasional, pemerataan usaha, serta pemerataan pendapatan karena jumlahnya tersebar luas baik di dalam perkotaan maupun di dalam perdesaan.

2. Fungsi Mikro

Secara mikro, peran wirausaha adalah selaku penanggung jawab tentang risiko dan ketidakpastian hasil, mengombinasikan berbagai sumber dengan cara yang berbeda dan mutakhir supaya mendapat nilai tambah dan usaha-usaha terbaru.

Bentuk-bentuk Peran Wirausaha

Wirausaha, dalam hal ini mempunyai peran yang sangat penting dalam menemukan dan menciptakan hal-hal, seperti:

1. Produk baru (the new product).

Dengan adanya produk baru ini, sebuah usaha akan semakin tampak maju dan berkembang. Sebuah usaha itu sangat bergantung pada produk yang dikembangkannya karena jika produknya tidak berkembang atau tidak variatif, maka orang akan bosan dan usaha pun akan mengalami kekurangan pendapatan. Desain yang bagus akan menjadi sebuah nilai tambah bagi sebuah usaha karena ada juga peminat itu melihat dari segi tersebut.

2. Teknologi baru (the new technologi).

Perlu mencari berbagai metode dan teknologi baru dalam menciptakan usaha berdaya saing tinggi karena teknologi menjadi salah satu kebutuhan yang tidak boleh tidak. Menguasai teknologi juga merupakan salah saru cara memudakan wirausaha dalam mempromosikan bentuk usahanya karena usaha juga perlu dibarengi dengan kemajuan teknologi. 

3. Ide-ide baru (the new image).

Seorang wirausaha perlu menciptakan ide-ide baru dalam menjalankan sebuah usaha karena usaha juga perlu sebuah perubahan. Wirausaha berperan sangat penting dalam memilih yang cocok untuk dipakai dalam sebuah usaha sebab ide baru belum tentu cocok dipakai dalam usaha. Perlu menciptakan sebuah pemikiran yang brilian tentang usaha, agar usaha yang dirumuskan menjadi salah satu usaha yang cepat   berkembang dan maju pesat.

4. Organisasi usaha baru (the new organization).

Wirausaha perlu membuat sebuah organisasi yang sesuai dengan bentuk usaha karena faktor tersebut juga sangat berpengaruh dalam usaha. Sebuah usaha kadang-kadang organisasinya tidak cocok lagi sehingga perlu diubah dengan hal-hal yang baru. Hal ini banyak yang tidak diperhatikan dalam sebuah usaha, maka perlu wirausaha yang mempunyai kemampuan yang bagus dalam melihat hal ini agar organisasi itu sesuai dengan usahanya.

Wirausaha juga perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Perencanaan usaha (corporate plan).

Perencanaan yang baik merupakan langkah awal dalam merintis sebuah usaha karena perencanaan yang matang akan menghasilkan usaha yang mapan. Perencanaan menjadi hal pokok yang perlu dirumuskan terlebih dahulu sebab usaha membutuhkan sebuah perencanaan yang bagus. Hasil yang diperoleh oleh sebuah usaha sangat bergantung dari sebuah perencanaan awal sehingga dapat dilihat sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai. 

2. Strategi perusahaan (corporate strategy).

Wirausaha juga perlu melihat strategi apa yang cocok dipakai oleh sebuah perusahaan karena strategi adalah bagian yang sangat penting sekali untuk diperhatikan. Perusahan yang tidak punya strategi jitu akan kalah bersaing dengan perusahaan yang lain. Maka dalam hal ini, perlu seorang wirausahawn yang bagus supaya bisa mengembangkan sebuah perusahaan yang kompeten dan bernilai jual tinggi nantinya.

3. Ide-ide dalam perusahaan (corporate image).

Salah satu peran penting wirausaha adalah punya ide-ide baru yang dikembangkannya karena ide baru menjadi salah satu hal yang perlu diperbaharui dalam sebuah perusahaan. Perusahan itu harus cepat beradaptasi dengan perubahan dan gaya baru jika tidak, perusahaan akan tertinggal jauh dalam hal ini dan tidak mustahil akan kalah bersaing dengan perusahaan yang lain.

4. Organisasi perusahaan (corporate organi-zation).

Organisasi atau manajemen perusahaan merupakan hal yang sangat penting sekali. Oleh karena itu, perlu didesain dengan sangat baik oleh seorang wirausahawan. Organisasi menjadi salah satu bentuk yang dilihat oleh orang, apakah perusahaan itu punya pengurus yang terstruktur dengan baik atau hanya organisasi yang dibuat asal-asalan. Organisasi punya peran penting dalam menjalankan sebuah perusahan karena maju dan berkembangnya sebuah perusahaan sangat bergantung dari organisasi yang ada.

Peran kewirausahaan sangat penting sekali dalam menjalankan sebuah usaha, baik usaha skala menengah ke atas, apalagi jika usaha itu sudah besar. Peran ini tidak bisa diganti oleh siapa pun karena wirausahawan itu punya kemampuan yang lebih dibandingkan dengan orang lain.

Peran wirausahawan bersifat mengikat dengan sebuah usaha. Artinya, wirausaha harus konsisten dengan sebuah usaha supaya usaha itu berhasil dengan baik. Wirausahawan juga harus bertanggung jawab dengan kerugian yang dialami oleh perusahaan, dalam hal ini wirausahawan tidak boleh lepas tangan dan melemparkan kesalahan pada pihak perusahaan semata, tetapi sama-sama bertanggung jawab.

Peran penting wirausaha harus dibarengi juga dengan memberikan hak dan kewajiban yang  sesuai, jangan dari segi tugas dan kewajiban dituntut dengan sangat berat, tapi dari segi hak dan kewajiban dilupakan begitu saja. Semakin besar usaha atau perusahaan yang dijalankan, maka akan semakin besar pula hak dan tanggung jawab dan peran seorang wirausahawan.

Itulah pembahasan tentang peran kewirausahaan dalam sebuah usaha atau perusahaan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.