Dalam kegiatan akademik, penulisan karya tulis merupakan suatu kewajiban. Pelajar dituntut untuk dapat menulis karya tulis sederhana, seperti makalah. Karya tulis adalah karangan yang menyajikan hasil pikiran, hasil pengamatan, tinjauan dalam bidang tertentu, yang disusun menurut metode tertentu secara sistematis. Karya tulis  juga merupakan tulisan yang membahas topik tertentu berdasarkan pengamatan, penelitian, dan sumber tertulis.

Langkah-Langkah Menyusun Karya Tulis

Untuk dapat menulis sebuah karya tulis sederhana seperti makalah, maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

  1. Menentukan topik karya tulis yang sesuai judul. Contoh: Pengelolaan perpustakaan mandiri.
  2. Mengumpulkan data yang sesuai dengan topik yang dipilih. Data dapat dicari dengan cara seperti berikut.
    • Mengingat-ingat kembali pengalaman yang telah dialami.
    • Mengadakan pengamatan dan penelitian dengan cara wawancara, berdiskusi, atau menyebar angket.
    • Membaca sumber tertulis seperti buku, majalah, atau artikel.
    • Mengutip pendapat orang.
    • Mencari informasi dari orang berwenang atau ahli di bidangnya.
  3. Menyusun kerangka karya tulis. Langkah-langkah yang harus ditempuh adalah sebagai berikut.
    • Menentukan tema berdasarkan topik dan tujuan.
    • Menginventarisasi topik yang dianggap perincian.
    • Mengadakan evaluasi semua topik.

Kerangka Karya Tulis

Setelah langkah-langkah menyusun tersebut dilakukan, maka tinggal menyusun kerangka karya tulis yang akan dibuat. Kerangka karya tulis sederhana terdiri atas unusr berikut.

  1. Pendahuluan. Bagian ini bermaksud memberi tahu kepada pembaca mengenai latar belakang tema yang dibicarakan.
  2. Isi. Bagian ini berisi uraian atau analisis tentang tema atau masalah yang diungkapkan.
  3. Penutup. Bagian akhir karangan (bagian penutup) yang berisi gagasan pokok yang harus diingat pembaca. Bagian penutup berisi kesimpulan atau saran.
  4. Kesimpulan. Bagian ini berisi inti sari atau pemecahan masalah yang diungkapkan.
  5. Saran. Bagian ini berisi pesan-pesan atau amanat yang berkaitan dengan pemecahan masalah.
  6. Sumber acuan. Bagian ini berisi daftar acuan atau referensi yang digunakan untuk menganalisis masalah. Sumber acuan berupa esai, artikel, majalah, surat kabar, buletin, ataupun buku, ensiklopedia, dan internet.