Perlu diketahui bahwa hari akhir pasti dan akan terjadi. Hanya dengan kesiapan yang sungguh-sungguh dan berusaha beribadah dengan semangat optimislah, yang akan membawa kita kepada keselamatan dunia dan akhirat kelak pada akhirnya. Hari akhir pastilah nyata dan akan terjadi walaupun kita sebagai manusia sangat terbatas dalam mengetahuinya. Hanya Allah Swt yang Maha Mengetahui saja yang tahu kapan waktu pasti terjadinya hari akhir itu. Hal ini disebutkan dalam firman Allah Swt dalam surat Al-A’raf ayat 187.

Di dalam ajaran agama Islam banyak disebutkan tentang hari akhir yang nyata akan terjadi, bukti adanya hari akhir banyak disebutkan dalam Al-Quran dan hadis. Tidak kurang dari 90 lebih ayat-ayat dalam Al-Quran maupun hadis yang menyebutkan hari akhir dan diwajibkan mengimaninya. Karena keimanan itulah yang akan menghantarkan kita menuju keselamatan dunia dan akhirat.

Tidak dapat dipungkiri, banyak peristiwa yang mengisyaratkan bumi semakin menuju akhir atau semakin tua umurnya. Saat ini kita sudah mulai memasuki akhir dari jaman. Banyak peristiwa yang mengisyaratkan bumi mengalami perubahan-perubahan, seperti cuaca yang tidak sesuai lagi dengan yang seharusnya, banyak terjadi bencana alam di seluruh dunia. Global warming adalah salah satu peristiwa yang menyebabkan perubahan hampir di seluruh dunia, semua tidak dapat diprediksi.

Dalam kehidupan manusia juga banyak terjadi peristiwa yang memilukan. Seperti banyaknya perang saudara, korupsi, dan berbagai kejahatan yang banyak menyengsarakan manusia. Dan itu banyak terjadi diberbagai belahan dunia, seolah merupakan salah satu tanda akhir dunia. Allah Swt banyak memberikan isyarat dan berbagai tanda hari akhir itu melalui kabar dalam Al-Quran maupun hadis. Dan hanya manusia yang peka saja yang bisa merasakan hal itu.

Dalam Al-Quran, Allah Swt banyak menyebutkan kepada manusia untuk menyembahnya secara benar dan sungguh-sungguh. Menyembah dengan tidak menyekutukan Allah dengan makhluk lain maupun sembahan yang lain. Allah Swt penuh dengan kasih dengan memperingatkan hal itu demi kebaikan kepada manusia juga. Kebaikan guna beribadah mengharap perlindungannya menghadapi hari akhir. Hanya manusia yang bodoh saja yang selalu berhamba pada dunia yang tidak akan menyadari kasih Allah Swt ini.

Disebutkan dalam salah satu surat, yaitu surat Al Qamar tentang kehancuran beberapa kaum seperti kaumnya Nabi Nuh, kaum Nabi Luth, kaum Nabi Musa dan kaum yang lain dikarenakan tidak mengubris apa yang disampaikan para Nabi yang diutus saat itu. Dalam surat Al Qamar ayat pertama juga disebutkan, salah satu pertanda seperti terbelahnya bulan yang menunjukkan salah satu datangnya hari akhir.

Dalam surat Al-Qaa'riah ayat 1-11 disebutkan dengan jelas peristiwa yang akan terjadi kala itu, kehancuran total seluruh alam semesta di mana tidak ada satupun manusia yang akan selamat dari peristiwa yang terjadi. Pada saat itu juga manusia akan menerima pengadilan atas segala perbuatan sewaktu ada di dunia, dan ditempatkan di alam akhirat yang kekal abadi nikmat maupun siksanya.

Dalam surat Al-Hajj ayat ke 7 Allah Swt memastikan bahwa hari akhir pasti terjadi nantinya, dan saat itu manusia akan dibangkitkan kembali dari tidurnya. dan bagi Allah Swt hal itu sangatlah mudah. Manusia akan dikumpulkan di padang mahsyar dalam keadaan tidak berpakaian. Sangat disayangkan walaupun Allah Swt banyak menyebutkan peristiwa maupun peringatan, manusia banyak yang lalai dan tidak memikirkan juga untuk mempersiapkan menghadapinya dengan iman. Dan masih banyak lagi ayat-ayat yang menyebutkan peristiwa hari akhir ini.

Seribu empat ratus tahun silam Nabi Muhammad Saw banyak menyebutkan pertanda akan datangnya hari kiamat kepada para sahabatnya. Berbagai pertanda melalui sabda sucinya yang terangkum dan disampaikan dari generasi sahabat setelah Rasul Saw ke generasi setelahnya dan melalui para Ulama pada saat ini.
Hadis-hadis yang menyebutkan hal ini sangat banyak, di sana disebutkan berbagai peristiwa yang mengisyaratkan hari akhir akan terjadi. Rasul Saw menyebutkan berbagai peristiwa itu supaya umatnya senantiasa waspada dan siap untuk menghadapinya dengan beribadah kepada Allah Swt secara sungguh-sungguh dan ikhlas.

Hari Akhir Permulaan (Kiamat Kecil)

Tanda terjadinya hari akhir pemula atau kiamat kecil ini yaitu dengan waktu yang perlahan-lahan, tidak secara bersamaan. Peristiwa ini sudah banyak terjadi akhir-akhir ini, seperti waktu yang berjalan begitu cepat, banyaknya bencana, mesjid dibangun dengan megah namun jamaah sedikit.

Tanda-tanda hari akhir ini sudah terjadi mulai dari jaman Nabi Muahammad Saw sampai sekarang. Seperti banyaknya wanita, amanah yang disia-siakan, dan lain-lain. Tanda adanya hari akhir ini banyak disebutkan dalam hadis-hadis, di antaranya:

  1. Ketika diutusnya Nabi Muhammad Saw. Mulai dari diangkatnya Nabi inilah hari menuju akhir diisyaratkan mulai terjadi. Dalam salah satu hadisnya, Nabi menyebutkan bahwa antara beliau dan hari akhir tidak lebih dari satu garis lurus. Dari hal itu sudah jelas bahwa hari akhir sangatlah dekat. Oleh karena itu, Nabi menyuruh umatnya untuk selalu beribadah kepada Allah Swt dengan kesungguhan hati.
  2. Banyak amanah yang sia-sia. Pada saat itu banyak orang yang diberikan amanah tetapi tidak bsia menjalankan amanah itu sebagaimana mestinya. Hal itu banyak terbukti pada jaman sekarang, seperti korupsi. Pejabat yang diberikan amanah namun malah menyalahgunakan jabatan yang dipeganngya untuk kepentingan dirinya, dan bukan kepentingan masyratkat yang memberinya amanah.
  3. Berubahnya sungai eufrat menjadi emas. Disebutkan dalam hadis, bahwa pada saatnya nanti sungai eufrat akan berubah menjadi ladang emas. Banyak manusia berlomba-lomba untuk mendapatkan emas tersebut. Manusia menggunakan berbagai cara untuk mendapatkannya, bahkan sampai dengan saling membunuh, padahal itu sia-sia belaka.
  4. Kembali dikuasainya baitul maqdis. Baitul maqdis yang saat ini dijadikan rebutan dan dikuasai oleh bangsa lain akan kembali kepangkuan umat Islam.
  5. Pada hari akhir banyak terjadi peristiwa pembunuhan. Saat ini begitu banyak peristiwa yang mengisyratkan hal itu. Seperti peperangan yang berkepanjangn dari jaman dulu sampai saat ini. Begitu  mudah terjadinya pembunuhan di masyarakat pada umumnya dan tidak ada penyesalan bagi yang melakukannya.
  6. Banyak kaum yang bodoh yang mengatasnamakan agama. Saat ini banyak kaum maupun kelompok yang mengatasnamakan agama tapi kosong isinya. Mereka mengatakan agama hanya dimulutnya saja tapi hati dan perbuatan juga perilakunya begitu jauh dari agama.
  7. Banyaknya penegak hukum yang berbuat salah. Saat ini begitu banyak penegak hokum seperti polisi yang jauh dari amanah sebagai penegak hukum. Mereka terlibat korupsi dan melindungi orang-orang yang bersalah. Menyalahgunakan kekuasaanya untuk kelompok tertentu dan untuk dirinya sendiri, bukan melindungi masyarakat seperti yang seharusnya.
  8. Tibanya perang antar Umat Islam dan Yahudi. Saat ini umat Islam sudah berperang dengan Yahudi, baik secara terang-terangan maupun secara ideology. Tetapi pada saatnya nanti, akan terjadi peperangan yang memusnahkan kaum Yahudi oleh kaum Muslimin.
  9. Banyak terjadi fitnah. Saat ini banyak terjadi fitnah-fitnah, baik di masyarakat maupun di tempat-tempat tertentu seperti di pasar-pasar dan sebagainya.
  10. Makin sedikitnya ilmu. Saat itu banyak ilmu-ilmu yang diangkat. Namun ketika mereka mengetahuinya, mereka hanya berkata seolah pernah mendengar tentang pengetahuan itu tetapi lupa di mana mereka mengetahuinya.
  11. Banyaknya wanita. Saat ini perbandingan antara wanita dan laki-laki begitu terlihat. Dibandingan laki-laki, wanita lebih dominan. Pada akhirnya, nanti perbandingan itu begitu kentara, seperti antara 50 wanita banding 1 laki-laki.
  12. Berlomba membangun mesjid. Saat ini sudah banyak mesjid yang dibangun, namun sangat sedikit orang yang melaksanakan shalat berjamaah. Mesjid dijadikan megah dan rmewah hanya untuk kepuasan mata belaka.
  13. Banyak terjadi harta yang haram. Saat ini orang memakan harta tidak peduli dari mana datangnya, yang penting bisa mengisi perut mereka dari kelaparan. Banyak harta yang berasal dari riba, dan untuk mereka yang tidak melakukan riba pun secara tidak langsung akan terkena walaupun sedikit.

Itulah sedikit tanda dari banyaknya tanda yang menurut Al Quran maupun hadis yang akan terjadi. Sebagai umat Islam sekaligus umat terakhir, kita diharuskan untuk mengetahui tanda-tanda supaya bisa waspada dan bersiap menghadapinya kelak.