Bergelut dalam dunia bisnis mengharuskan seseorang untuk memahami pembuatan laporan keuangan. Tak terkecuali dalam pembuatan neraca keuangan. Lantas, bagaimana cara membuat neraca keuangan itu? 
 
Mungkin bagi sebagian orang menganggap laporan dalam bentuk beraca termasuk disiplin ilmu yang sulit. Namun dalam kenyataannya, anggapan seperti itu jelas keliru. Karena setelah dipahami, cara pembuatan neraca keuangan tidak sesulit yang dibayangkan.

Neraca Keuangan

Perkembangan sebuah bisnis atau usaha tidak bisa terlepas dari laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan tentang kelangsungan usaha sebuah perusahaan atau organisasi. Bisa dikatakan laporan keuangan menjadi penentu dari sukses atau tidaknya usaha yang tengah dijalankan.
 
Pada umumnya, laporan keuangan berisi tentang laporan perubahan ekuitas, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan (laporan arus dana, laporan arus kas), dan neraca. lantas, apa itu neraca keuangan itu?
 
Dalam ilmu akuntansi, neraca didefinisikan sebagai bentuk laporan keuangan yang menyajikan informasi keuangan dari sebuah perusahaan. Informasi keuangan yang disajikan berkaitan dengan utang, harta perusahaan atau aktiva, ekuitas, dan modal pada suatu periode akuntansi. 
 
Dengan kata lain, neraca bisa dibilang sebagai bentuk laporan keuangan yang isinya berkaaitan dengan kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan. Neraca ini dibuat sebagai bentuk informasi kepada seluruh karyawan yang ada di perusahaan tersebut. Dengan begitu, karyawan bisa tahu bagaimana perkembangan usaha yang tengah dijalankan.
 
Pembuatan neraca keuangan dilakukan berdasarkan jenis laporannya. Adapun jenis laporan yang dimaksud adalah laporan perubahan modal dan laporan laba rugi. Lantas, bagaimana cara membuat neraca keuangan itu?
 
Neraca keuangan bisa disusun dengan mudah dengan bantuan neraca lajur. Tujuan disusunnya neraca adalah untuk memberikan informasi terkait sumber kekayaan dan kekayaan yang dimiliki perusahaan kepada beberapa pihak. 
 
Neraca bisa dibuat dengan data pada saldo akun rill, seperti halnya akun harta. Sementara itu, akun modal kita catat dari perubahan modal. Jadi, dalam pembuatan akkun modal mengutip dari hasil pencatatan dari laporan perubahan modal.
Dengan pencatatan seperti di atas, tentunya bisa memudahkan Anda dalam membuat neraca. Gambar tersebut menjadi acuan dari pembuatan laporan keuangan dalam bentuk neraca.
 
Lantas, apa pentingnya membuat neraca keuangan? Seperti yang disebutan sebelumnya, neraca merupakan salah satu bentuk laporan keuangan. Kemajuan sebuah perusahaan bisa dilihat dari laporan keuangannya.
 
Dalam bentuk neraca keuangan, perkembangan perusahaan bisa lebih mudah dimengerti dan dipahami. Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami benar terkait pembuatan neraca keuangan. Tak sedikit dari mereka yang menganggap neraca keuangan itu rumit.
 
Padahal neraca keuangan menjadi penentu dari keputusan bisnis dari sebuah perusahaan. Jika neraca keuangan menunjukkan kemajuan yang signifikan, perusahaan bisa mengembangkan usahanya lebih besar lagi. Sebaliknya, jika neraca keuangan menunjukkan penurunan, perusahaan harus mencari strategi baru demi kemajuan usahanya.
 
Namun di zaman yang sserba canggih ini, rasanya pembuatan neraca keuangan tidaklah sulit. Teknologi yang semakin canggih juga tak terlepas dari dunia akuntansi. Kini sudah tersedia banyak sistem akuntansi yang memudahkan pekerjaan, tak terkecuali untuk membuat neraca keuangan.
 
Di tengah persaingan yang ketat, neraca keuangan harus dibuat setiap periode secara tepat dan cepat. Jika kebingungan terhadap cara membuat neraca keuangan secara menual, tak ada salahnya memanfaatkan software akuntansi.
 
Dengan software akuntansi, Anda hanya tinggal memahami cara pengoperasiannya. Selain itu, juga bisa menyelesaikan laporan keuangan dalam bentuk neraca tepat waktu.
 
Itu dia ulasan mengenai neraca keuangan. Termasuk juga tentang cara membuat laporan keuangan. Semoga ulasan yang disajikan bermanfaat bagi para pembaca.