Sebagai lembaga keuangan dari PBB, IMF sudah sering meminjamkan dana untuk pembangunan negara-negara yang membutuhkannya. Bagaimana bentuk bantuan IMF untuk negara miskin? Apakah benar-benar membantu?

Sejarah Berdirinya IMF

Pembentukan IMF dimulai dari gagasan yang terbentuk ketika adanya pertemuan di Bretton Woods, New Hampshire, Amerika Serikat. Pertemuan itu dilaksanakan pada Juli 1944 dengan dihadiri perwakilan 45 negara. Semua negara setuju dengan kerangka kerjasama ekonomi nasional yang itu yang direncanakan akan didirikan sesudah PD II berakhir.
 
IMF dibentuk pada Desember 1945 dengan anggota sebanyak 29 negara yang semuanya menandatangani nota perjanjian dan kesepakatan. Meski dibentuk pada 1945 tapi baru beroperasi pada tahun 1947. Pada akhir tahun itu Perancis-lah yang menjadi negara peminjam pertama.
 
Anggota IMF telah mulai berkembang pada akhir tahun 1950-an. Lalu di tahun 1960-an ada banyak negara-negara Afrika yang sudah merdeka masuk jadi anggota. IMF punya tanggung jawab kepada semua negara yang jadi anggota. Organisasi ini memberikan pinjaman valuta asing pada negara yang sedang punya masalah neraca pembayaran.
 
Pinjaman yang diberikan IMF harus memiliki penyesuaian yang harus dilakukan oleh para negara yang meminjam. Tujuannya adalah supaya pembelajaan sesuai dengan pendapatan agar masalah pada neraca pembayarannya bisa dikoreksi.
 
Tidak sembarangan negara anggota yang bisa berutang pada IMF untuk pembiayaan negara mereka. Kecuali apabila mempunyai kebutuhan neraca pembayaran. Maksudnya adalah jika negara itu perlu pinjaman resmi agar dapat mempertahankan tingkat cadangan serta melakukan pembayaran eksternal tanpa harus lakukan berbagai langkah yang bisa membuat hambatan bagi kemakmuran nasional maupun internasional.
 
Contoh langkah yang menghambat atau membahayakan adalah penekanan yang sangat tajam akan permintaan ekonomi di dalam negeri, pembatasan pembayaran dan perdagangan, mata uang domestik menjadi depresi secara tajam.
 
Hasil pendekatan barunya tidak bisa dibuktikan apabila masih pada waktu yang singkat. Transformasi terpenting adalah dengan melibatkan berbagai perubahan dari lembaga atau institusi negara supaya pemerintah dapat memberikan tanggung jawabnya atas semua hal. Juga termasuk dengan masyarakat miskin serta dalam menanggapi segala kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakatnya (warga negara).
 
Hasil akan didapatkan apabila pemerintah serta mitranya mempunyai komitmen jangka panjang. Agar dapat mencapainya maka pemerintah haruslah membuat rencana induk yang tertulis dalam Dokumen Strategis Pengurangan Kemiskinan.
Semua rencana yang bertujuan untuk membuat kemiskinan berkurangan akan memudahkan IMF dan komunitas internasional lainnya dalam menyediakan dukungan yang efektif.

Bantuan IMF untuk Negara Miskin

Bantuan IMF untuk negara miskin ada beberapa contohnya. Apa sajakah itu?

Mengurangi Beban Utang

Pada tahun 1996 organisasi ini dan Bank Dunia membuka HIPC. Tujuannya adalah mengurangi beban utang yang dimiliki oleh negara paling miskin di dunia. Inisiatif tersebut dipandang sebagai sebuah sarana dalam membantu negara yang bersangkutan supaya kemiskinannya berkurang serta pertumbuhan ekonomi bisa tercapai.
 
Beberapa negara yang memenuhi syarat akan mendapatkan pengurangan utang dengan syarat nominal lebih dari enam juta dolar. Pada tahun 1999 dikenalkanlah sebuah pendekatan baru untuk mengurangi kemiskinan. Inisiatif sebelumnya ditingkatkan dengan menyediakan pengurangan hutan yang lebih mendalam dan luas. Hal itu dicapai dengan target utang lebih rendah. 
 
Contohnya jumlah negara yang telah memenuhi syarat mendapat bantuan untuk meringankan utang pada inisiatif ini menjadi 36 negara, sedangkan sebelumnya hanya ada 29 negara. 
 
Kemudian pengurangan utangnya jadi lebih cepat lewat pembayaran di tahap awal program kebijakan ini agar sumber daya untuk pembelanjaan dialirkan. Gunanya adalah mengurangi kemiskinan dengan pengeluaran yang digunakan untuk pendidikan serta kesehatan.
 
Itulah bantuan IMF untuk negara miskin yang semoga benar-benar dapat mengurangi penderitaan mereka.
Loading...