Akhlakul Karimah

Akhlak adalah budi pekerti atau perilaku yang dimiliki oleh seseorang. Akhlakul Karimah merupakan budi pekerti yang baik dan sesuai dengan tuntutan Allah Swt dalam Al Qur’an dan Hadist yang dimanifestasikan dalam kehidupan keseharian Rasulullah saw. Memiliki akhlakul karimah merupakan kewajiban setiap muslim. Manfaatnya sangat besar bagi diri mereka sendiri, keluarganya, dan seluruh makhluk yang hidup berdampingan dengannya.

Dikisahkan ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah Muhammad saw tentang “Agama”:


 
Jadi dapat disimpulkan bahwa bertaqwa dan menjalankan Islam dengan sesungguhnya terangkum dalam akhlak yang baik, akhlakul karimah. Akhlak atau budi pekerti yang bukan hanya ditujukan pada pergaulan sesama manusia saja. Tetapi akhlak kepada Allah swt, kepada rasul-Nya, dan kepada semua makhluk ciptaan Allah swt. Akhlak yang baik inilah akan membawa Islam pada kesempatan menjadi agama yang Rahmatan lil ‘Alamin. Menjadikan Islam dan pemeluknya sebagai rahmat bagi seluruh alam. Bukan sebagai perusak dan pemusnah.

Allah Swt berfirman, yang artinya:

Manfaat Akhlakul Karimah

Saat ini pergaulan remaja telah sangat dekat dengan aliran arus globalisasi. Budaya luar yang sebenarnya kurang sesuai dengan budaya bangsa turut masuk tanpa adanya penyaring yang kuat. Sehingga proses meniru menjadi sangat mudah dan sering dilakukan. Mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, kesenian, sampai dengan tata krama pergaulan. Remaja Islam yang hidup di negeri ini merasa adanya kebebasan mengekspresikan diri sebagai bentuk kreatifitas dan inovasi. Kadangkala tanpa adanya pembimbing yang benar-benar mengarahkan aktifitas tersebut untuk didasari dengan adanya akhlak terpuji atau akhlakul karimah.

Akhlakul karimah sangat diperlukan dalam menjalani setiap waktu dalam kehidupan di dunia sebagai bekal hidup yang tentram di dunia dan akherat kelak. Akhlakul karimah bagi remaja memiliki berbagai manfaat bagi diri mereka sendiri dan orang lain, diantaranya :

  • Menjadi pribadi yang bertaqwa sehingga selalu mengharapkan ridha dan rahmat Allah Swt semata. Pribadi seperti ini Insya Allah terselamatkan di dunia dan akherat.
  • Memberi pengaruh baik pada teman, keluarga, dan seluruh makhluk Allah yang ada di sekelilingnya.
  • Tidak mudah terjerumus dalam perbuatan yang merusak diri sendiri dan orang lain
  • Membuat lebih mudah fokus untuk mencapai cita-cita yang diinginkan di masa depan.
  • Disukai oleh semua orang.

Djazuli dalam bukunya Akhlak Dasar Islam mengemukakan ada tiga kegunaan akhlakul karimah yaitu:

  • Akhlak yang baik harus ditanamkan kepada manusia supaya manusia mempunyai kepercayaan yang teguh dan berpendirian yang kuat. Kepercayaan yang teguh dan pendirian kuat ini berhubungan dengan ketaqwaan kepada Allah Swt. Dengan memegang ajaran Allah Swt maka seseorang akan diliputi dengan berkah dan hidayah dari-Nya.
  • Sifat-sifat yang terpuji atau akhlak yang baik merupakan latihan bagi pembentukan sikap sehari-hari. Sifat ini banyak dibicarakan dan berhubungan dengan kelima rukun Islam dan peribadatan. Contohnya  shalat, puasa, zakat, haji, shodaqoh, tolong-menolong, dan sebagainya.
  • Untuk mengatur hubungan yang baik antara manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia. Adanya keseimbangan Habluminallah dan Habluminanass.

Akhlak Pergaulan Remaja

1. Akhlakul Karimah pada Allah SWT

  • Percaya kepada hukum dan ketentuan Allah Swt

Remaja yang percaya kepada hukum dan ketentuan Allah tentu akan menjadi remaja yang tidak banyak tingkah negatif. Energi mereka disalurkan untuk menjalani hal-hal positif seperti rajin berjamaah di masjid bagi remaja pria dan rajin ikut pengajian putri bagi remaja wanita. Penyaluran energi remaja untuk beribadah membentuk sikap normatif yang sesuai bagi perkembangan jiwa mereka.

  • Percaya kepada semua rukun iman

Memiliki kepercayaan terhadap adanya Allah Swt, adanya malaikat, adanya nabi dan rasul, adanya kitab-kitab Allah, adanya hari kiamat, dan adanya qada dan qadar membuat remaja tak lepas kendali. Ingatnya pada hal-hal yang di luar jangkauan seorang manusia meredam sikap egois para remaja.

  • Menjalankan ibadah dan segala perintah Allah

Bertaqwa, menjalankan semua ibadah yang diperintahkan Allah sebagai bentuk latihan kedisiplinan diri yang paling utama. Shalat misalnya, membuat seorang remaja muslim ingat akan waktu yang harus diisi dengan hal positif. Demikian juga dengan berpuasa yang dapat menaham gejolak emosi masa muda dan ibadah lain yang memiliki hikmah mendalam bagi terbentuknya pribadi muslim sejati.

  • Menjauhi larangan Allah Swt

Akhlakul karimah dengan menjauhi segala yang dilarang oleh Allah Swt membuat remaja mampu menahan diri dari serbuan hal negatif yang mungkin menimpanya. Dengan jauhnya kita dari segala hal yang dilarang oleh Allah berarti semakin mendekatkan pada kebaikan dan kebahagiaan yang hakiki.

  • Berbaik sangka kepada Allah Swt

Berbaik sangka kepada Allah membuat seorang remaja optimis menatap masa depannya. Jikapun saat ini ada hambatan dan rintangan maka hal tersebut adalah kerikil kecil yang memicu keberhasilan lebih sukses di masa mendatang.

  • Ikhlas dan hanya mencari ridha Allah Swt atas segala yang dilakukan.

Keikhlasan dan pencarian akan ridha dan rahmat Allah membuat remaja sadar bahwa ada Zat Maha Tinggi di atas semua kemeriahan dunia yang tengah dihadapinya saat ini.

2. Akhlakul Karimah pada Diri Sendiri

  • Optimis

Sikap optimis dan penuh semangat hendaknya ditanamkan  ke dalam sanubari setiap remaja muslim. Karena sikap optimis ini membuat seseorang selalu berharap kepada Allah Swt. Tak ada istilah putus asa dan bermalas-malasan yang hanya mendekatkan diri kepada prasangka buruk kepada Allah Swt.

  • Berkreasi dan inovasi

Berkreasi dan berinovasi untuk menjalani hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Terus belajar dan menempa diri agar dapat memiliki sifat dan sikap yang lebih baik serta dapat mengendalikan diri sehingga menuju kehidupan dan kebahagiaan yang lebih nyata.

  • Pemurah dan rela berkorban

Sikap pemurah kepada mereka yang lemah, suka bersedekah, dan rela berkorban untuk kemaslahatan umat perlu ditanamkan semenjak dini dalam diri remaja. Sikap pemurah ini sangat menunjang performance diri dan membuat seseorang disukai bukan hanya oleh sesama mereka tetapi juga oleh Allah Swt.

3. Akhlakul Karimah pada Sesama

  • Bersikap baik kepada kedua orang tua

Bersikap baik kepada kedua orangtua yang telah melahirkan dan memelihara kita sampai dewasa diwajibkan bagi setiap umat muslim. Bahkan ketika ternyata orangtua tak seiman atau memeluk agama lainpun umat muslim tetap harus hormat dan bersikap baik pada mereka. Hanya saja ada batasan untuk tidak turut serta dalam peribadatan agama mereka.

  • Bersikap baik kepada tetangga

Sikap baik kepada tetangga tercermin dari perkataan yang sopan, saling bertegur sapa, dan perilaku yang baik lainnya. Menjaga kata-kata untuk selalu mengucapkan kata yang baik menjadi kunci ketentraman hidup bertetangga.

  • Suka menolong sesama

Remaja muslim sebagaimana umat muslim lainnya diharapkan suka menolong terhadap sesama. Mengikuti kegiatan sosial dan amal adalah lebih baik daripada kegiatan yang hanya bersifat hura-hura semata.

  • Menyayangi mereka yang lemah

Sikap sayang terhadap mereka yang lemah ditunjukkan dari kata-kata baik dan suka menolong. Tanpa pernah mengejek, mengolok-olok, dan mengatakan hal buruk tentang mereka.

  • Bersikap baik kepada binatang

Tidak menjadikan binatang sebagai sasaran panah atau tembak, tidak menganiaya binatang, dan kalaupun menjadikannya sebagai makanan maka harus menyembelih dengan pisau yang tajam.

  • Bersikap baik kepada tumbuhan

Tidak merusak tumbuhan, memeliharanya, dan memberi kesempatan bagi tumbuhan untuk hidup dan memberi manfaat bagi kita.